Pemkab Parigi Moutong Klarifikasi Sejumlah Tudingan Pengunjukrasa

oleh -
Syamsu Nadjamuddin

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengeluarkan sejumlah pernyataan menyikapi aksi unjuk rasa yang oleh sekelompok masa menamakan diri Ampibi di Gedung DPRD (Rabu, 22/07/2020).

Kabag Humas Pemkab Parigi Moutong Syamsu Nadjamuddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/7) meluruskan beberapa issu agar tidak menyesatkan masyarakat Parigi Moutong yang jumlah penduduknya kurang lebih 447 ribu.

Syamsu mengklarifikasi tudingan bahwa Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu tidak pernah meninggalkan tugas dan tanggungjawabnya sebagai kepala daerah.

“Terkait Bupati banyak berakifitas di wilayah Utara Tepatnya di Pantai Mosing Desa Sinei Kecamatan Tinombo Selatan. Hall ini terilhami karena di wilyah ini terdapat karunia Allah yang tidak bisa direkayasa dan diubah manusia yaitu garis Khatulistiwa yang menjadi magnet  destinasi pariwisata dan ikon Kabupaten Parigi Moutong,” tulis Syamsu.

Berikutnya, Syamsu memastikan bahwa  urusan pemerintahan, pembangunan, siklus perencanaan, pengawasan, pola kemitraan dengan  berbagai pihak dan pemangku kepentingan, pelayanan dasar  dan urusan kemasyarakatan, koordinasi antar lembaga dan vertikal berjalan lancar tidak ada yang terbengkalai bahkan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua tahun berturut 2018, 2019 sebelumnya WDP.

Begitupula saat daerah ini mengalami musibah banjir sepekan lalu di beberapa titik antara lain Boyantongo, Olobaru, Olaya dan Tindaki, Bupati memerintahkan seluruh jajarannya untuk sigap, lembur dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk evakuasi dan penyelamatan warga terdampak banjir serta menghadirkan Tim Balai Wikayah Sungai untuk meninjau infrastruktur yang rusak.

“Bila masih terdapat harapan masyarakat yang belum terpenuhi secara keseluruhan dapat dipahami dan tentu semua janji dan program akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas,” katanya lagi.

Syamsu mengimbau masyarakat Parigi Moutong untuk berhati-hati dan selektif menerima informasi dan berita secara  sepihak agar tidak melahirkan kesalahpahaman. (*/ptr)

Laporan : Pataruddin

Silakan komentar Anda Disini....