ACT Sulteng Kembali Salurkan 5 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Masamba

MRI-ACT Sulteng saat memasukkan sejumlah bantuan ke dalam truk, yang kemudian dikirim menuju Masamba, Kabupaten Luwu Utara. (Foto: ACT Sulteng for KabarSelebes.ID)

PALU, Kabar Selebes – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menyalurkan lima ton bantuan bagi korban banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2020).

Sebelumnya, ACT Sulteng juga telah mengirimkan bantuan bagi korban banjir bandang di Masamba.

Lima ton bantuan yang dikirimkan menggunakan truk tersebut, berupa bahan pokok seperti air mineral, beras, pakaian, kebutuhan sanitasi, serta satu unit tenda peleton, diberangkatkan dari Kantor Cabang ACT Sulteng, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tatura Selatan, Palu Selatan Kota Palu.

Bantuan tersebut dikirim langsung menuju posko kemanusiaan ACT yang ada di lokasi bencana di Masamba.

Kepala Cabang ACT Sulteng, Nurmarjani Loulembah mengatakan, bantuan tersebut berasal dari para dermawan secara kelompok maupun perorangan di Kota Palu, bahkan kabupaten lain.

“Ini adalah bantuan yang kesekian kalinya kami kirim, sebelumnya kami mengirimkan sejumlah uang tunai, saat kami bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulteng masih terus mencari donatur-donatur baru, agar ikut membantu para korban banjir di Masamba, Kabupaten Luwu Utara,” ujarnya.

Saat ini, ACT Sulteng belum mengirimkan relawan karena masih menunggu permintaan dari koordinator posko yang ada di lapangan.

Sebab, dalam penanganan kebencanaan, ada waktu pergantian relawan seperti adanya permintaan personel, dan relawan kami siap jika dibutuhkan.

ACT Sulteng sendiri kata dia, masih terus membuka donasi untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara itu.

Namun, Nani berharap, agar para dermawan bisa mendonasikan bantuannya dalam bentuk uang tunai, karena begitu banyak barang-barang bantuan yang tidak tepat.

Olehnya, ada baiknya menggunakan uang yang dimiliki untuk membantu mereka secara tepat dan efektif.

“Daripada memberi dalam bentuk barang dan kita kurang memahami apa yang dibutuhkan oleh para korban, mending bantuannya dalam bentuk uang tunai. Dengan begitu, uang yang nantinya terkumpul bisa dibelikan barang-barang spesifik yang dibutuhkan para korban,” harapnya.

Saat ini, ACT sudah mendirikan posko kemanusiaan sebagai pusat informasi dan penyaluran bantuan.

Posko Kemanusiaan Induk tersebut berada di Kantor ACT Sulawesi Selatan, tepatnya di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar.

Sementara, posko wilayah di buka di tiga lokasi, dua posko berada di Kecamatan Masamba, yakni di Jalan Muh Hatta depan Pasar Sentral Masamba dan di Jalan Rambutan, Kelurahan Baliase, sedangkan satu poskonya lagi di Kota Palopo, berada di Jalan Garuda Nomor 7C, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara.

Ia berharap, melalui posko kemanusiaan yang terlah dibuka, koordinasi relawan dan distribusi bantuan diikhtiarkan lebih cepat diterima para korban.

“Yang kami harapkan sebenarnya adalah bantuan ini cepat tersalurkan,” tukasnya.

Diketahui, banjir bandang yang terjadi di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin (13/7/2020) itu, mengakibatkan kesedihan mendalam bagi para korban.

Sebab, selain merusak rumah warga hingga insfrastruktur umum, banjir yamg terjadi akibat meluapnya sungai itu, juga menelan puluhan korban jiwa.

Secara keseluruhan, tim pencarian sudah menemukan 39 jenazah, sementara lima orang lainnya belum teridentifikasi.

Sejauh ini, MRI yang bertugas di lokasi bencana mencatat sebanyak 3.627 KK atau 14.483 jiwa mengungsi, yang tersebar dibeberapa titik. (rlm/fma)

Laporan : Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini....