Atasi Masalah Belajar Daring, Disdik Palu Canangkan Program Guru Kunjung

oleh -
Ansyar Sutiadi

PALU, Kabar Selebes – Untuk mengatasi banyaknya permasalahan belajar dalam jaringan (daring), Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu Ansyar Sutiadi menyatakan pihaknya telah menyiapkan program guru kunjung untuk sekolah se-kota Palu.

“Nanti para guru wajib mengunjungi peserta didiknya yang tidak memiliki fasilitas belajar daring,” kata Ansyar pada Selasa (28/7/2020).

Hal ini kata dia dilakukan mengingat pembelajaran daring yang tidak berjalan efektif sebab sarana dan prasarana yang tidak mendukung.

Demikian, ia berharap dengan adanya program ini para guru dapat mengontrol pelaksanaan belajar mengajar dari rumah selama pandemi covid-19.

“Nanti tentunya dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19,” katanya.

Lanjut dikatakannya para guru secara berkala akan datang mengunjungi para siswa di rumah dengan berkordinasi bersama orang tua murid.

“Nanti waktunya kita serahkan pada guru, semakin sering misalnya 1 minggu 2 kali atau 3 kali, itu semakin baik,” lanjut Ansyar.

Program ini sendiri kata Ansyar, akan dimulai pada bulan Agustus dan untuk sementara disiapkan bahan agar bisa diterapkan oleh para guru.

“Bahan tersebut antara lain berupa modul dan materi secara sederhana agar dapat mudah dipahami oleh peserta didik, target kita Agustus guru semua jenjang sudah menerapkan program guru kunjung tersebut,” ungkapnya.

Selain itu Ansyar menyatakan sesuai edaran gubernur perihal belajar dari rumah akan berlangsung hingga bulan Desember 2020, maka capaian kurikulum pasti tidak akan bisa terpenuhi.

Hal ini kata dia disebabkan oleh adanya pembelajaran dari rumah yang menimbulkan banyak permasalahan.

“Sedangkan tatap muka saja banyak kendala apalagi dengan belajar dari rumah,” katanya.

Pihaknya mengaku untuk sementara tidak tertuju pada capaian kurikulum, tetapi lebih pada kualitas belajar mengajar oleh guru bersama para siswa.

“Maka para guru saya sampaikan untuk membuat penyederhanaan materi kurikulum, baik dari materinya, modulnya, RPP-nya, dibuat sesederhana mungkin, sehingga mudah dipahami oleh peserta didik,” kata dia. (abd/ap)

Laporan : Adi pranata

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 64 times, 1 visits today)