Bahlil Sebut Cuma Pengusaha yang Bisa Selamatkan RI dari Corona

oleh -
Foto: Mohammad Wildan/20detik

Jakarta, Kabar Selebes – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan pandemi virus Corona (COVID-19) telah memporak-porandakan bangsa. Semua lini kehidupan, mulai dari faktor kesehatan, ekonomi, dan sosial kena imbas dari Corona.

“Memang COVID-19 ini berdampak sistemik, masih dan terstruktur. Bahkan mampu memporak-porandakan sistem kehidupan manusia di hampir semua belahan dunia. Tidak hanya pada faktor kesehatan, tapi juga di faktor ekonomi, dan sosial,” kata Bahlil dalam program Indonesia Bicara yang ditayangkan melalui Youtube Media Indonesia, Kamis (30/7/2020).

Implikasi dari kondisi tersebut ialah pengangguran besar-besaran di level masyarakat.

“Ketika orang melakukan aktivitas ekonomi, terjadi perlambatan maka otomatis perlambatan pertumbuhan ekonomi di semua kawasan, yang terdampak itu terjadi. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk terjadi pengangguran besar, pemutusan hubungan kerja,” tutur Bahlil.

Oleh sebab itu, menurut Bahlil yang dapat menyelamatkan bangsa adalah pengusaha yang bisa menciptakan lapangan kerja bagi rakyat, demi menjaga kesejahteraan rakyat.

“Maka yang menyelamatkan bangsa dalam kondisi ini adalah pengusaha. Nah negara yang dijalankan oleh pemerintah itu sebagai pelayan rakyat,” urainya.

Dari pernyataannya itu, ia menegaskan bahwa BKPM tak akan lagi menjadi lembaga yang merasa penting dan dibutuhkan oleh pengusaha. Sehingga, ia merombak habis cara berpikir dalam internal BKPM, yakni harus duduk bersama-sama dengan pengusaha demi memperlancar kegiatan investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja.

“Makanya BKPM ini sama saya sekarang nggak boleh lagi menganggap seperti orang-orang yang selalu butuh kita, dan menganggap ini seolah-olah tahta tertinggi. Harus duduk sama rendah, berdiri sama tinggi untuk mencari solusi yang baik bagaimana memberikan suatu langkah-langkah komprehensif untuk pengembangan ekonomi nasional,” tutup Bahlil. (fma)

Sumber : Detik.com

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 20 times, 1 visits today)