Petugas PPDP dan PPS Diminta Cermat Menginput Data

oleh -
Suasana Rakor dan Bimtek petugas PPDP yang digelar KPU Palu disalah satu hotel di wilayah palu Selatan, kota Palu, Rabu (5/8/2020). (Foto: Mohammad Sobirin/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Jelang berakhirnya tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Kota Palu pada 13 Agustus, Komisi Pemilihan Umum Kota Palu meminta Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk lebih aktif agar bisa menuntaskan pekerjaan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Ketua KPU Palu, Agussalim Wahid mengaku dari hasil monitoring, ditemukan beragam kendala di lapangan. Sehingga untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya melakukan rapat koordinasi sekaligus bimbingan teknis penginputan daftar pemilih hasil pemutakhiran ( AB,KWK dan AB 1 KWK) terhadap seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), pada Rabu (5/8/2020)

Ia juga meminta PPDP untuk selalu rutin melakukan supervisi dan konsultasi berjenjang mulai dari PPS hingga ke PPDP.

“Agar tidak beda tafsir di lapangan dan jangan sampai ada kekeliruan dalam proses ini,” ungkapnya saat memberikan arahan pada bimtek disalah satu hotel Kota Palu tersebut.

Agus pada penjelasannya lebih lanjut menyatakan, kriteria pemilih yang pindah alamat tetapi masih dalam satu wilayah kota, menjadi salah satu hal mendasar yang kerap terjadi di lapangan.

Hal inilah yang menurutnya perlu dilakukan pencermatan, agar petugas PPDP tidak langsung menetapkan pemilih tersebut Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Cermati soal ini, jangan sampai di TMS-kan cuma karena pindah alamat,” ujarnya.

Selain itu ia juga menyatakan pemilih yang tidak berada di rumah saat proses Coklit, juga menjadi kendala yang terus dimonitoring.

Agus berharap hal ini tidak boleh serta merta di TMS-kan, sebelum melakukan koordinasi berjenjang dari PPS ke PPK.

Bahkan kata dia, pihak PPDP bila perlu berkoordinasi bersama ketua-ketua RT dan pemerintah kelurahan untuk memastikan apakah pemilih bersangkutan sudah pindah atau hanya kebetulan tidak berada dirumah.

Sementara itu terkait waktu pemutakhiran, Agus menambahkan pihaknya juga telah menerima imbauan dari pihak Bawaslu agar proses ini bisa berjalan sesuai target waktu batas akhir tahapan.

“Harap untuk kejar target menyelesaikan. Karena ada surat Bawaslu yang mengimbau sisa waktu 8 hari untuk mengejar proses Coklit,” pungkasnya (sob/ap/fma)

Laporan : Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 42 times, 1 visits today)