Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Poso Siapkan Mode Pembelajaran Tatap Muka Bagi Siswa

oleh -
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, Fuad Amhar Abdullah.

POSO, Kabar Selebes – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini tengah menyiapkan mode pembelajaran tatap muka bagi siswa dan siswi.

Hal itu dilakukan pasca pengumuman pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tertanggal 07 Agustus 2020, mengenai Kebijakan terkait Penyesuaian pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 dengan berbagai syarat dan ketentuan untuk menjamin kesehatan serta keselamatan peserta didik pada satuan pendidikan.

“Saat ini kami sementara mengarahkan satuan pendidikan untuk melakukan persiapan-persiapan, diantaranya mengisi daftar periksa yang ada dalam laman data pokok pendidikan, agar bisa diketahui sejauh mana kesiapan sekolah terkait dengan fasilitas serta sarana yang mendukung protokol kesehatan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, Fuad Amhar Abdullah kepada KabarSelebes.ID di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2020).

Ia mengatakan, menyikapi hal itu, satuan pendidikan juga diminta untuk melakukan koordinasi dengan Puskesmas serta pemerintah setempat Lurah/Kades dan komite sekolah maupun orang tua.

Sebab, jika nanti kebijakan pembelajaran tatap muka diberlakukan, progres kesiapan sekolah sudah mengalami kemajuan.

Menurutnya, hal itu akan disinergikan dengan Surat Keputusan atau SK bersama empat Menteri dan Edaran Gubernur Sulteng.

Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Poso kata dia, akan menyampaikan laporannya kepada Bupati Poso selaku kepala daerah.

Dengan begitu, secara berjenjang, dasar untuk membuka atau menerapkan mode pembelajaran tatap muka di sekolah sudah sesuai prosedur.

“Melalui satuan pendidikan sudah dihimbau untuk membangun kebiasaan hidup sehat yang sesuai dengan protokol kesehatan, yang disosialisasikan melalui baliho himbauan ketua gugus tugas pada setiap sekolah. Sehingga protokol kesehatan menjadi budaya dan kebiasaan di sekolah karena saat ini dengan disiplin diri melakukan protokol kesehatan, menjadi salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya. (rdn/rlm/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 1.003 times, 1 visits today)