Masyarakat Tionghoa Sulawesi Tengah Beri Bantuan Korban Banjir Bandang Kulawi

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sulawesi Tengah saat menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (15/8/2020). (Adi Pranata/KabarSelebes.id)

Masyarakat Harapkan Normalisasi Sungai

Diketahui sebelumnya, banjir bandang yang terjadi pada Sabtu, (8/8/2020) di Bolapapu Kulawi, disebabkan oleh meluapnya sungai tamurae yang merusak puluhan rumah warga di wilayah tersebut.

Kepala Desa Bolapapu Herling, pada keterangan tertulisnya menyatakan, ada sekitar 20 unit rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 13 rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang, serta 3 rumah rusak ringan.

BACA JUGA :  NasDem Sulteng Bantu 1.500 Paket Sembako untuk Korban Banjir Poso

“Sementara itu untuk total warga yang mengungsi terdapat total 138 kk sebanyak 473 jiwa,” terang Herling dalam keterangan tertulisnya yang dikutip kabarselebes.id.

Sementara itu pihaknya mencatat, ada kurang lebih 15 hektar lahan pertanian milik 38 KK di Bolapapu yang  mengalami kerusakan akibat banjir.

Selain itu ia juga menyatakan, ada lebih dari 500 meter ruas jalan poros Palu-Kulawi tertimbun lumpur setinggi 80 cm-5 meter yang menghambat kelancaran lalu lintas.

BACA JUGA :  Bupati Parigi Moutong: Wilayah Rawan Banjir Harus Ditangani Multisektor

Demikian Herling berharap, pemerintah kabupaten Sigi memberikan bantuan dalam bentuk normalisasi sungai Tamurae yang telah mengalami kedangkalan yang bisa mengancam pemukiman warga apabila kemudian hari terjadi banjir susulan. (ap)

Laporan:  Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
BACA JUGA :  Lawan Corona, Bupati Sigi Serahkan 700 Face Shield ke Puskesmas