Partai Gelora Indonesia Besutan Anis Matta Dukung Verna-Yasin di Pilkada Poso

Ketua DPD Partai Gelora Poso, Ari Junaedi

POSO, Kabar Selebes – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang baru saja didirikan, mendukung pasangan calon bupati Poso dan wakil bupati Poso, pasangan Verna Inkiriwang- Yasin Mangun di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Poso tahun 2020.

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Ketua DPD Partai Gelora Poso, Ari Junaedi kepada wartawan baru-baru ini.

Ari Junaedi mengungkapkan, walaupun partai Gelora Indonesia belum ada legislatif yang duduk di DPR, tapi sebagai parpol yang sudah legal secara hukum maka mengambil sikap terlibat dalam mendukung pasangan calon di pilkada serentak tahun 2020.

Ia mengatakan alasan partai Gelora Indonesia Poso mendukung pasangan Verna-Yasin, karena pengurus Gelora Poso selama ini telah memiliki kedekatan emosional, baik partai Demokrat, maupun partai pengusung Verna-Yasin PAN dan Hanura.

Menurutnya, selain kedekatan emosional, partai Gelora ada kesamaan arah dalam membaca pembangunan lima tahun kedepan yang sama dalam melihat program visi kandidat.

Pihaknya optimistis, partai Gelora secara nasional mengantarkan indonesia menjadi urutan lima kekuatan besar dunia.

“Tentunya kami memiliki kedekatan emosional dengan pasangan Verna-Yasin, komitmen yang dibangun dengan kandidat salah satunya kandidat siap menjadikan Poso sebagai kabupaten terbaik di Sulteng. Maka partai Gelora Poso dengan segenap kekuatannya siap berkolaborasi memenangkan Pilkada Poso,” ucap Ari.

Selain itu ia juga mengungkapkan dalam waktu dekat, Gelora Poso akan melakukan pertemuan dengan ketua DPC Demokrat Poso untuk menyampaikan keberadaan partai Gelora yang akan siap bersama kandidat untuk menyatukan visi misi.

Sebagaimana diketahui pada 28 Oktober 2019, partai Gelora didirikan di Jakarta yang diketuai oleh mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta.

Pada 10 November 2019 partai Gelora Indonesia mendeklarasikan diri menjadi partai politik, dan Juni 2020 partai Gelora Indonesia mendaftarkan diri di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI dan ditandatangani oleh Menteri Yasonna Laoly sebagai partai resmi yang terdaftar. (rdm/ap/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini….