Jenazah Wanita di Lokalisasi Tondo Ditemukan Tanpa Busana

Tampak polisi tengah mengevakuasi jenazah RD alias RR di kamar mandi. (Foto : Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Jenazah seorang wanita berinisial RD alias RR (38) di lokalisasi tondo kiri, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu ditemukan tanpa busana pada Senin (17/8/2020).


RD alias RR tersebut diketahui berasal dari Dusun Krajan, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur.


Kapolsek Palu Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Laata kepada KabarSelebes.ID, Selasa (18/8/2020) menjelaskan, jenazah RD alias RR tersebut ditemukan oleh rekannya berinisial NN dengan kondisi kepala dalam bak air di kamar mandi sekitar pukul 23.30 Wita di Cafe Mahkota 9.
Berdasarkan keterangan NN kata dia, awalnya pada Senin (17/8/2020) dirinya melihat kondisi kamar nomor tiga yang ditempati RR dalam keadaan tertutup.


Kemudian, NN berinisiatif untk mengecek kamar tersebut, dan mengetuk pintu kamar hingga 10 kali, namun tidak ada jawaban.


Akhirnya NN pun mencoba masuk dan membuka pintu kamar yang dalam kondisi tidak terkunci tersebut.


Seteleh itu, NN kemudian memeriksa sekitar kamar dan mendapati jenazah RR dalam keadaan layaknya orang bersujud diatas bak air.


“Melihat kondisi itu, NN pun panik dan memanggil warga lain berinisial OJ, BT, dan AC untuk melihat kondisi korban. Namun hanya BT yang masuk ke dalam kamar mandi. Sedangkan beberapa orang lainnya hanya menunggu di depan kamar saja,” terangnya.


“Saat itu saksi BT mendapati korban dalam keadaan kepala berada di dalam bak air dengan posisi kaki kanan terlipat di sisi atas bak, tangan kanan korban berada di luar bak, di antara kedua paha korban, dan tangan kiri korban berada di dalam bak,” jelas Laata menambahkan.
Lanjut ia menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal, RR sempat berbincang dengan NN pada pada Minggu (16/8/2020) malam, sekitar pukul 21.00 Wita.


“RR sempat menyampaikan kepada NN, kalau dirinya sudah mengantuk dan NN pun menyuruh RR agar masuk ke kamar untuk beristirahat. Kami belum mengetahui motif utama kejadian ini. Apakah murni kecelakan ataukah ada faktor penyebab lainnya. Makanya kami perlu melakukan identifikasi dan penyelidikan lebih dalam lagi,” tandasnya. (af/rlm)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....