PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Desa Terpencil Sulteng dan Papua

Pembangunan jaringan listrik PLN.(Foto:Fajar.co.id)

JAKARTA, Kabar Selebes – PT PLN (Persero) meningkatkan layanan listrik untuk desa-desa terpencil, salah satunya di Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah. Di wilayah ini PLN berhasil meningkatkan waktu layanan listrik bagi warga dari sebelumnya 12 jam menjadi 24 jam.

Pengoperasian selama 24 jam ini dilakukan setelah sebelumnya PLN berhasil menghubungkan sistem kelistrikan Liang dengan sistem kelistrikan Salakan dengan membangun JTM 5 kms dan juga menambahkan mesin PLTD berkapasitas 1 megawatt (MW) di Salakan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo menyampaikan, bahwa peningkatan layanan listrik merupakan wujud komitmen PLN untuk terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

PLN mengklaim terus berkomitmen agar jam nyala layanan listrik bagi pelanggan di beberapa daerah lainnya bisa dilakukan ditingkatkan, sehingga seluruh pelanggan dapat menikmati listrik selama 24 jam.

Selain di Sulawesi Tengah, PLN juga meningkatkan pelayanan listrik di Distrik Demta dan Kampung Kamdera, Kabupaten Jayapura. Sebanyak 522 pelanggan yang berada di wilayah tersebut kini dapat menikmati layanan listrik PLN sehari penuh atau 24 jam.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid mengungkapkan bahwa peningkatan layanan listrik ini terjadi setelah PLN berhasil menyambungkan sistem kelistrikan isolated Demta dengan dengan sistem kelistrikan Genyem yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan listrik kepada masyarakat, terutama dengan mendorong penggunaan energi baru terbarukan guna menghadirkan energi yang ramah lingkungan,” katanya lewat keterangan tertulis, Jum’at (7/8/2020).

Farid menjelaskan, PLN  menghubungkan sistem kelistrikan isolated PLTD Demta dan PLTD Kamdera dengan sistem kelistrikan Genyem yang kini dipasok langsung dari PLTA Orya Genyem berkapasitas 2×10 MW. PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 27.12 Kilometer sirkit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 6.15 kms dengan nilai investasi mencapai 5,5 Milyar.

Sebelumnya pasokan listrik di Distrik Demta berasal dari PLTD dengan kapasitas 250 kW dan 100 kW, sementara listrik di Kampung Kamdera menggunakan PLTD berkapasitas 2×20 kW. “Listrik ini harus dimanfaatkan untuk mendorong produktifitas masyarakat, sehingga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Farid.(abd)

Sumber : Kontan.co.id