Selangkah Lagi, Stik Polo Rotan Sulawesi Tengah Siap Ekspor

Kepala Dinas perdagangan dan perindustrian (Disperdagin) Kota Palu, Syamsul Saifudin, memegang produk lokal Stik Polo Rotan buatan “Bamba Rattan” industri binaan Disperdagin, yang dihadirkan pada saat Ekspo Handicraft Sulawesi Tengah, di Palu Grand Mall, Kota Palu, Jum’at (21/8/2020). (Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Salah satu produk kerajinan tangan lokal daerah Sulawesi Tengah yang siap di Ekspor ialah Tongkat Polo (Polo Stick) berbahan dari rotan.

Salah satu alat olahraga menggunakan pacuan kuda ini merupakan buatan produksi “Bammba rattan” kota Palu, yang merupakan binaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kota Palu dan juga pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Stik Polo turut dihadirkan pada Expo Handicraft tahun 2020 (tahun ke 3) yang diadakan oleh pemerintah Sulteng, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bertempat di atrium Palu Grand Mall, pada Jum’at (21/8/2020).

Tongkat Polo dibuat dari bahan 90% rotan berjenis tahiti yang hanya bisa ditemukan di daerah Sulawesi Tengah.

Iwan Yunus komisaris utama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kota Palu menyatakan, tongkat polo telah dipesan 2 kontainer (44 pcs) oleh Negara Argentina.

Ia menyatakan 72 persen rotan ekspor di dunia merupakan rotan dari Indonesia, terlebih untuk daerah Indonesia, 96 persen merupakan sumbangan dari provinsi Sulawesi tengah.

“Nah kalau ini kita tidak bangkitkan berarti ada yang salah di kita,” ungkapnya di sela kegiatan Expo Handicraft.

Silakan komentar Anda Disini….