Sepasang Remaja Terjun ke Sungai Musi karena Dilarang Pacaran Ditemukan Tewas

Foto: Tim SAR saat Cari Sepasang Remaja yang Terjung ke Sungai Musi Palembang. (Raja Adil/detikcom)

Palembang, Kabar Selebes – Dua remaja, Agung Tegar (18) dan Melina (17) yang terjun ke Sungai Musi Palembang, Sumatera Selatan ditemukan. Keduanya ditemukan tewas.

“Kedua remaja yang terjun ke sungai Musi kemarin susah ditemukan. Ditemukan tadi malam sekitar pukul 22.00 dan 23.15 WIB,” kata Kepala Pos Pangkalan Sandar 30 Ilir, Bripka Abdul Mutolip Siregar saat dimintai konfirmasi, Senin (24/8/2020).

Menurut Mutulip, keduanya ditemukan tak jauh dari lokasi terjun di dermaga 9-10 Ulu. Korban ditemukan oleh tim Gabungan Polair, Basarnas hingga nelayan tradisional.

https://tpc.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html “Ketemu nggak jauh dari lokasi awal. Jadi pertama ditemukan yang laki-laki, setelah itu menyusul yang perempuan,” sambung Mutolip.

Sementara itu, Kepala Basarnas Palembang Heri Marantika menyebut korban telah dievakuasi ke rumah duka di Ilir Barat I Palembang. Selama melakukan pencarian, tim menghadapi berbagai kendala, seperti faktor cuaca dan arus sungai yg deras, termasuk keruhnya air sungai.

“Yang menjadi kendala tersendiri bagi tim SAR gabungan karena dengan kondisi air yang keruh, sangat sulit untuk dilakukan penyelaman dikarenakan jarak pandang atau visibility di dalam air menjadi tidak terlihat sehingga sangat membahayakan,” kata Heri.

Diketahui, kedua remaja terjun ke sungai Musi pada Minggu pukul 13.30 WIB. Dari keterangan saksi-saksi, keduanya diduga kompak terjun karena dilarang pacaran oleh keluarga.

Larangan itu, karena Melina masih status pelajar SMA dan belum lulus. Keduanya lalu pergi ke dermaga 9-10 Ulu dan akhirnya terjun hingga ditemukan tewas malam tadi.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (fma)

Sumber : Detik.com

Silakan komentar Anda Disini….