Ada 30 Daerah di Indonesia Berpotensi Diikuti Calon Tunggal di Pilkada 2020

JAKARTA, Kabar Selebes – Direktur Eksekutif Politician Academy, Bonggas Adhi Chandra mengungkapkan bahwa jumlah calon independen di pemilihan kepala daerah (pilkada) terus meningkat.

“Dari pilkada ke pilkada, jumlahnya semakin meningkat,” kata Bonggas Adhi Chandra di Kantornya, Jalan Imam Bonjol 72, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 24 Agustus kemarin.

Dia membeberkan pada 2015, dari 269 daerah yang melaksanakan pilkada, tiga di antaranya calon tunggal. Kemudian pada pilkada serentak 2017, sembilan dari 101 daerah merupakan calon tunggal. Lalu, pada pilkada serentak 2018, 16 dari 171 daerah adalah calon tunggal.

BACA JUGA :  Tahapan Pilkada Dimulai, KPU Poso Lantik Anggota PPS dan PPK Hasil PAW

“Di 2020, diperkirakan saja sekitar 30-an dari 270 daerah,” katanya seperti dikutip Sindonews.com.

Bonggas Adhi pun membeberkan sejumlah daerah yang berpotensi memiliki calon tunggal. Yakni, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Sragen, Boyolali, Klaten, Wonosobo, Grobogan, Wonogiri, Kebumen, Blitar, Ngawi, Kediri, Pematang Siantar, Gunung Sitoli, Balikpapan, Gowa, dan Sopeng.

“Di Jawa Tengah paling banyak sejauh ini. Minggu lalu saya masukkan Solo, sekarang enggak,” katanya.

BACA JUGA :  Mencegah Covid-19, PPS di Poso Jalani Rapid Test

Dia mengatakan, calon tunggal disebabkan karena pragmatisme partai politik. “Karena partai politik hanya melihat survei dan melihat kepada elektabilitas popularitas semata,” katanya.

Adapun penyebab lainnya adalah tingginya approval rating dari petahana. “Ini yang mengakibatkan calon tunggal muncul. Tetapi permasalahannya setelah dua periode calon tunggal biasanya dilanjutkan ke kerabatnya, ke istrinya, ke anaknya,” katanya.

BACA JUGA :  PPS di 170 Desa di Poso Ikut Bimtek Verifikasi Faktual Dukungan Bakal Calon Perseorangan

Sekadar diketahui, Politician academy adalah konsultan politik yang menjadi partner kandidat kepala daerah dan kandidat anggota legislatif sejak 2017. Politician academy memiliki visi untuk berpartner dan bekerja sama dengan 1.000 anak muda Indonesia untuk menjadi pemimpin di panggung lokal maupun nasional.(abd/sdo)

Sumber : sindonews.com

Silakan komentar Anda Disini….