Jokowi: Kasus Covid di Aceh Kecil, Jangan Biarkan Membesar

Presiden Jokowi mengingatkan kepada warga Aceh bahwa kedisiplinan terhadap protokol kesehatan menjadi kunci sebelum proses vaksinasi dilakukan. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Kabar Selebes — Presiden Joko Widodo menyinggung jumlah kasus positif covid-19 di Aceh yang relatif kecil. Hingga 24 Agustus 2020, jumlah kasus positif di provinsi tersebut hanya 1.241.

“Kita semuanya patut bersyukur, alhamdulillah di Aceh kasus sampai hari ini, dari laporan pak gubernur 1.241 kasus,” ujar Jokowi saat saat memberikan pengarahan penanganan covid-19 di Aceh, Selasa (25/8).

Jokowi mengingatkan agar jumlah kasus positif itu tak bertambah banyak. Ia meminta Pangdam dan Kapolda setempat untuk membantu gubernur Aceh mengingatkan warga agar patuh mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan demi mengendalikan penularan virus covid-19.

Menurutnya, kedisiplinan terhadap protokol kesehatan menjadi kunci sebelum proses vaksinasi dilakukan.

“Ini masih dalam angka yang kecil, tapi jangan dibiarkan untuk membesar lagi. Mumpung masih dalam jumlah kecil, Pak Pangdam, Kapolda, agar gubernur di-back up betul,” katanya.

Jokowi menyebut, jumlah kasus positif di sejumlah wilayah di Aceh juga relatif sedikit. Di antaranya di Aceh Timur yang jumlah kasus positifnya ‘hanya’ 36 orang.

Untuk itu ia menekankan agar pengendalian kasus betul-betul dilakukan dengan tes masif, pelacakan, dan isolasi ketat. Jokowi mengingatkan jika jumlah kasus bertambah banyak akan semakin sulit dikendalikan.

Mantan wali kota Solo itu juga meminta agar rumah sakit yang kekurangan fasilitas seperti ventilator dapat segera menyampaikan ke gubernur agar dapat dilaporkan ke pemerintah pusat untuk segera diatasi.

“Mumpung posisinya masih seperti ini betul-betul kendalikan. Jangan melebar ke angka yang sulit dikendalikan. Mumpung masih di angka yang masih kecil ini selesaikan secepat-cepatnya,” ucap Jokowi.

Ia juga menegaskan pentingnya manajemen krisis sebelum pemerintah setempat berencana membuka wilayah. Jokowi mengatakan, pemerintah Aceh harus melakukan prakondisi terlebih dulu, menentukan timing atau waktu yang tepat, dan prioritas jika ingin membuka sektor tertentu.

“Saya harapkan manajemen krisis betul-betul dilakukan. Kalau ini secara ketat dikerjakan, insya Allah angka kasus di Aceh bisa diperkecil hingga hilang,” katanya. (fma)

Sumber : CNNIndonesia.com

Silakan komentar Anda Disini….