Resmikan Sejumlah Infrastruktur Kota, Walikota Palu: Kita Coba Merasionalkan Anggaran

  • Bagikan
Walikota Palu, Drs. Hidayat M.Si memotong pita sebagai tanda peresmian jembatan Lalove atau jembatan penghubung antara Kelurahan Tatura Utara dan juga Nunu, Rabu (26/8/2020). Jembatan itu merupakan satu diantara infrastruktur lainnya yang dibangun oleh pemerintah kota Palu mulai dari tahun 2016-2020. (Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Kota Palu meresmikan sejumlah infrastruktur kota yang dibangun oleh dinas Pekerjaan umum (PU) kota mulai dari tahun 2016-2020.

Peresmian itu dilakukan secara simbolis oleh Walikota Palu Drs. Hidayat M.Si pada Rabu (26/8/2020) tepatnya di jembatan Lalove penghubung antara kelurahan Tatura Utara dan kelurahan Nunu yang saat itu juga telah diresmikan.

Infrastruktur yang diresmikan itu antara lain Jembatan Lalove (Palu V), Monumen Mutiara Bangsa (Taman Gor), Tugu 0 Kilometer, Taman Hutan Kaombona, Ekowisata Puncak Salena, Lapangan Vatulemo dan Makam Pue Njidi.

Hidayat pada keterangannya menyatakan, sejumlah infrastrukur yang dibangun merupakan wujud dari visi Kota Palu yang menjadikan wilayah Ibu kota Sulawesi Tengah sebagai kawasan Pariwisata dan jasa.

Menurutnya segala pendanaan dari pembangunan merupakan wujud dari efisiensi pengeluaran dana APBD Kota Palu.

“Dengan keterbatasan dana APBD kita, kita mencoba melakukan upaya-upaya meminimalisir pengeluaran yang tidak bermanfaat, sehingga betul betul selama 4 tahun ini kita coba merasionalkan betul anggaran-anggaran kita sehingga beberapa infrastruktur bisa kita bangun” katanya.

Selain itu ia mengatakan, semua infrastruktur di Kota Palu mulai dari tahun 2016 mencoba terus dibenahi oleh pemerintah Kota, diantaranya adalah jalan dan juga Pasar Inpres kota Palu.

Ia menyatakan pembangunan infrastruktur telah berbarengan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Mulai 2017 kita coba menggas anggaran kita, kita potong semua anggaran yang tidak bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Hidayat berharap meski kedepan tak lagi memimpin, tidak ada lagi pengeluaran uang pemerintah kota yang tidak bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kota Palu.

Sementara itu, menurut Iskandar selaku Kepala Dinas Pekerjaan umum Kota Palu, pembangunan menggunakan anggaran pemerintah mulai dari tahun 2016-2020, sesuai biaya, telah dilakukan secara merata yang tersebar di 8 kecamatan.

Terkhusus untuk pembangunan jembatan Lalove, pihaknya menyatakan kedepan di kiri-kanan sungai juga akan kembali dibangunkan jalan guna mengurangi kemacetan.

Selain itu, dengan adanya Jembatan Lalove ini bisa jadi ajang mempererat silaturahmi antara masyarakat Tatura Utara dan Juga Nunu untuk menata depan masa depan yang lebih baik.

Demikian mewakili masyarakat, ia mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi tingginya terhadap seluruh komponen pemerintahan yang telah bekerja sama dan mendukung segala pembangunan infrastruktur yang menunjang wilayah kota Palu. (ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan