Bapaslon Tidak Diperbolehkan Membawa Massa Saat Mendaftar di KPU

Tampak Komisioner KPU Palu, Iskandar saat memberikan materi terkait pencalonan Walikota/Wakil Walikota yang dihadiri pimpinan Parpol. (Foto : Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota/Wakil Walikota Palu tidak diperbolehkan membawa massa saat mendaftarkan diri di KPU.

Hal itu dipertegas oleh pihak KPU Palu dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pencalonan sesuai PKPU Nomor 1 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Wakil Walikota yang dihadiri pimpinan Partai Politik (Parpol), Rabu (26/8/2020).

Komisioner KPU Palu, Iskandar dalam penyampaiannya saat memberikan materi mengatakan, berdasarkan aturan, pihak penyelenggara hanya memperbolehkan Bapaslon, ketua dan sekertaris partai pengusung bersama LO untuk ikut serta saat mendaftar.

BACA JUGA :  Gandeng Pesinetron Aldi Taher, Rusli Dg Palabbi Mengaku Tidak Bercita-cita Jadi Gubernur

Hal itu kata dia, sebagai upaya pihak penyelenggara dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Jadi nanti kita akan menyediakan video conference. Sehingga pendukung maupun simpatisan bisa menyaksikan secara online, tidak perlu datang. Tujuannya untuk menerapkan protokol kesehatan,” ujar Iskandar.

Ia menjelaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan aparat Kepolisian guna mengamankan serta mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA :  Joppi : Bisa Jadi Hidayat Ketua PDI-P Palu, Jika Ashar Yahya Mundur

Sehingga, hal itu benar-benar diharapkan dapat dipahami oleh Parpol pengusung dan dapat disampaikan kepada Bapaslon maupun massa pendukung.

“Intinya, semua tahapan yang akan berjalan selalu beriringan dengan protokol kesehatan,” tegasnya. (sob/rlm)

Laporan : Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini….
BACA JUGA :  NasDem - PKS Resmi Usung Aristan-Wahyuddin untuk Pilkada Kota Palu