Korban Hanyut di Sungai Singkoyo, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Jenazah Sang Ibu

oleh -
Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah Ni Wayan Sariasih yang berhasil ditemukan disekitar perairan laut Desa Minahaki, Jumat (28/8/2020). (Foto : Istimewa)

BANGGAI, Kabar Selebes – Korban hanyut di sungai singkoyo, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebanyak tiga orang pada Selasa (25/8/2020), tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan jenazah sang ibu yang diketahui bernama Ni Wayan Sariasih (35), Jum’at (28/8/2020).

Jenazah Ni Wayan Sariasih ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita, disekitar perairan laut Desa Minahaki, Kecamatan Moilong dalam kondisi terapung.

Ni Wayan Sariasih merupakan korban kedua yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan setelah sebelumnya menemukan jenazah anaknya bernama I Wayan Agus Pradita (16) pada sore hari pertama dilaporkan hilang.

Sedangkan bapaknya yang juga menjadi korban hanyut, yang diketahui bernama I Wayan Suandita (43) belum ditemukan.

Ketiga korban hanyut tersebut merupakan warga Desa Mekar Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Toili, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Candra mengatakan, korban bernama Ni Wayan Sariasih ditemukan bedasarkan laporan warga setempat yang disampaikan kepada pihal Kepolisian.

“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Ni Wayan Sariasih langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujarnya.

“Pencarian ketiga korban hanyut di sungai singkoyo tersebut dilakukan oleh tim SAR gabungan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Desa (Pemdes) Mekar Kencana, Pemdes Minahaki, keluarga korban, dan masyarakat,” terang Candra menambahkan.

Diketahui, I Wayan Suandita bersama istrinya Ni Wayan Sariasih dan anaknya I Wayan Agus Pradita dilaporkan hanyut ketika hendak menyebrangi sungai singkoyo pada Selasa (25/8/2020).

Pada saat menyebrangi sungai singkoyo, I Wayan Agus Pradita terlebih dulu hanyut terbawa arus kencang.

Melihat kondisi itu, sontak Ni Wayan Sariasih langsung berupaya menolong I Wayan Agus Pradita.

Namun, upaya Ni Wayan Sariasih menolong anaknya pada saat itu, gagal dan akhirnya ia pun ikut terbawa arus kencang.

Sedangkan I Wayan Suandita yang saat itu, tengah memikul alat Chainsaw, sontak langsung membuang barang-barang yang dibawanya dan langsung berusaha menolong istri dan anaknya.

Nahas, upaya menolong istri dan anaknya pun gagal dilakukan I Wayan Suandita dan akhirnya ia pun ikut terbawa arus hingga dilaporkan hilang.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap korban I Wayan Suandita. (ey/rlm)

Laporan : Emay

Silakan komentar Anda Disini....