YPI dan CRS Bagikan 1.348 Tas Siaga Bencana di 6 Desa/Kelurahan

oleh -
Salah seorang warga menerima pembagian tas siaga bencana dari YPI dan CRS. (Foto : Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) dan CRS membagikan sebanyak 1.348 tas siaga bencana bagi warga di enam desa.

Khusus Kabupaten Sigi, yakni Desa Bolapapu, Namo, Salua di Kecamatan Kulawi, dan Tuva di Kecamatan Gumbasa.

Sedangkan Kabupaten Donggala, yakni Desa Loli Tasiburi, Kelurahan Kabonga di Kecamatan Banawa.

Senior Project Officer dari CRS Indonesia untuk Program Disaster Risk Reduction-Livelihood (DRR-Livelihood) Djuneidi Saripurnawan mengatakan, tas siaga bencana yang dibagikan tersebut dikhususkan bagi warga, yang berada di kawasan bencana dan kelompok rentan.

“Tas siaga bencana itu, memang dirancang khusus,” ujarnya.

Koordinator Program YPI-CRS Marjoko mengatakan, tas siaga bencana yang dibagikan tersebut dapat menampung khusus barang dan dokumen penting serta kebutuhan makanan seperti pakaian secukupnya ketika bencana atau kondisi darurat.

Apabila terjadi bencana atau kondisi darurat lain kata dia, tas siaga bencana disarankan sebagai cadangan bertahan sambil menunggu bantuan.

Selain itu, tas tersebut juga memudah dibawa pada saat evakuasi dari lokasi bencana menuju tempat yang lebih aman.

“Tas siaga bencana itu, bahannya tahan air, kuat dan nyaman digunakan. YPI dan CRS baru dapat menjangkau keluarga yang berada di zona merah atau daerah rawan banjir, longsor, tsunami, dan kelompok rentan seperti lansia, difabel dan ibu hamil,” katanya.

“Alasan mengapa tas siaga bencana perlu dipersiapkan, agar barang-barang yang penting serta kebutuhan untuk bertahan hidup darurat dapat terbawa,” terang Marjoko menambahkan.

Ia menyarankan, agar tempatkan seluruh benda yang perlu dibawa di tempat yang mudah diraih dan diketahui seluruh anggota keluarga.

Ada baiknya kata dia, juga membungkus tiap barang dalam kantongan plastik tertutup serta tempatkan beberapa barang dalam satu wadah.

“Tas siaga bencana ini, diharapankan agar memberikan kesiap-siagaan masyarakat dalam menghadapi bencana,” tandasnya. (rkb/rlm)

Laporan : Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini....