Kasus Kades Siniu Menunggu P21, Kejari Parimo: Ini Pembelajaran Bagi yang Lainnya

Kepala Kejari Parimo, Muhamat Fahrorozi, SH, MH (tengah) saat memberikan keterangan terkait dugaan kasus yang menyeret Kades Siniu berinisial GB sebagai tersangka. (Foto : Roy L. Mardani/KabarSelebes.id)

PARIMO, Kabar Selebes – Dugaan kasus penyimpangan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terdampak Covid-19, yang menyeret oknum Kepala Desa (Kades) Siniu, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berinisial GB menunggu P21.

“P21 ini, jika berkas perkara yang dilimpahkan penyidik dari Kepolisian kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Parimo dinyatakan lengkap. Jika dianggap lengkap, barulah penanganan dugaan kasusnya diserahkan kepada Kejaksaan,” ujar Kepala Kejari Parimo, Muhamat Fahrorozi, SH, MH dalam penyampaiannya saat menggelar konfrensi persnya, Selasa (1/9/2020).

BACA JUGA :  Pemkab Parimo Targetkan Penurunan Stunting 15 Persen di 2020

Fahrorozi mengatakan, dugaan kasus penyimpangan dana BLT yang menyeret oknum Kades Siniu tersebut bersumber dari Dana Desa atau DD tahun 2020.

Berkas perkaranya kata dia, telah diterima pihaknya dari penyidik Unit Tipikor Kepolisian Resor (Polres) Parimo dan masih dalam tahap penelitian.

“Antara kami di Kejaksaan dan Kepolisian sepakat dan memandang bahwa perkara ini bukan dilihat dari besar atau kecilnya nilai kerugian yang diakibatkan. Tetapi lebih kepada kita menyikapi beban dan kebutuhan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 saat ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pasca Banjir, BWS Sulawesi II Janji akan Perbaiki Semua Sungai Besar di Parimo

Lanjut ia mengatakan, tindakan hukum atas oknum dalam perkara tersebut, dimaksudkan juga sebagai pembelajaran kepada pihak-pihak lainnya yang melaksanakan kegiatan serupa.

Akibat pembuatannya kata dia, GB dikenakan Pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan menentukan, apakah berkas perkaranya dinyatakan P21 atau tidak,” terangnya. (rlm)

BACA JUGA :  Belum Ditemukan, Pencarian Korban Hilang di Parimo Dihentikan Sementara

Laporan : Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini….