Pendaftar Dana Stimulan Bertambah, Walikota Palu Harapkan Kesediaan Dana APBN

Suasana rapat konsolidasi proses rehab/rekon pemerintah Kota Palu bersama Komisi Pemberantasan Korupsi RI, serta OPD terkait, di ruang rapat bantaya lantai 3 Kota Palu, Kamis (3/9/2020). (Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Walikota Palu, Hidayat, mengharapkan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali dianggarkan untuk penyediaan dana stimulan bagi masyarakat yang terdampak pasca bencana 28 September 2018.

Kata Hidayat, pada prosesnya, banyak masyarakat mengganggap bahwa bantuan untuk rumah rusak tidak akan dibantu, akan tetapi setelah adanya pencairan dana, masyarakat ramai datang untuk mendaftar ulang.

“Ternyata 15.000 warga kota Palu yang pada saat bencana itu meninggalkan Kota Palu, ada yang ke kampung. Ternyata kota Palu kembali pulih, dan ini baru mendaftar,” katanya saat melaksanakan rapat konsolidasi proses rehab/rekon bersama KPK RI dan Gubernur yang diwakili assisten 1, serta OPD terkait, Kamis (3/9/2020).

Demikian, data penerima dana stimulan sebelumnya telah ada 38.805 Kk, kembali bertambah dan sementara di assesment untuk mengetahui data final penerima bantuan.

Sementara itu, ketersediaan anggaran dana APBN diminta sebab dana APBD kota Palu sudah cukup banyak digelontorkan untuk membantu progress rehab/rekon pasca bencana, khususnya penyediaan fasilitas Hunian Tetap (Huntap).

Hidayat menjelaskan dana APBD itu dianggarkan untuk menyediakan infrastruktur Huntap yang telah dibangun menghabiskan anggaran kurang lebih 103 Milyar.

“Harapan kita juga mudah-mudahan sisa daripada rumah rusak berat, rusak sedang, rusak ringan ini teranggarkan di dalam APBN, baik itu perubahan, maupun APBN 2021,” demikian Hidayat. (ap/fma)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….