Pemkab Morowali Hibahkan Tanah untuk Kantor Bawaslu

Penandatanganan dokumen seremonial serah terima tanah hibah yang dilakukan langsung oleh Bupati Morowali, Taslim. (Foto : doc Humas Pemkab Morowali)

MOROWALI, Kabar Selebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghibahkan tanah seluas 11.489 meter persegi untuk pembangunan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Jum’at (4/9/2020).

Lokasi tanah yang nantinya akan dibangunkan Kantor Bawaslu Kabupaten Morowali tersebut, berada di kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah.

Penyerahan tanah hibah itu, ditandai dengan penandatanganan dokumen seremonial serah terima antara Bupati Morowali, Taslim bersama Ketua Bawaslu RI, Abhan didampingi Ruslan Husen selaku Ketua Bawaslu Sulteng, dan Ketua Bawaslu Morowali, Mahfud Supu.

Pada kesempatan itu, Taslim mengatakan, bahwa dalam setiap penyelenggaraan kontestasi politik, Morowali selalu masuk kategori zona merah lantaran dianggap rawan terjadi sengketa Pemilu.

“Namun, hasilnya selalu positif dan kondusifitas tetap stabil. Alhamdulillaah hasilnya sangat baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja Bawaslu untuk selalu memaksimalkan kebutuhan, sehingga terbangun komunikasi yang baik dalam menyiapkan lahan bagi pembangunan Kantor Bawaslu Morowali.

“Proses demokrasi yang berjalan baik akan sangat menentukan arah Morowali ke depan,” katanya.

Ketua Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen sangat mengapresiasi banyaknya capaian yang diraih Pemkab Morowali, khususnya dalam pencegahan pelanggaran netralitas ASN.

Capaian tersebut kata dia, tidak lepas dari komitmen yang dibangun antara Pemkab dengan Bawaslu Morowali dalam mengawal dan mengawasi proses demokrasi.

“Berkaitan dengan 45 pelanggaran netralitas ASN, tak ada kasus pelanggaran yang terjadi di Morowali. Tentunya ini dari Bawaslu yang sudah berjalan dengan baik, dan juga kesadaran dari ASN untuk fokus sebagai pelayan publik,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Morowali, Abhan mengatakan, bahwa penyerahan tanah hibah akan meningkatkan kualitas kinerja Bawaslu dalam mengawal demokrasi, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

“Dalam konteks Pilkada dan Pemilu, kondusifitas dalam pesta demokrasi tercapai karena kuatnya komitmen yang terbangun dari berbagai pihak di Morowali. Tak hanya komitmen dari masyarakat dan ASN, tapi juga komitmen kepala daerah untuk menjaga netralitas ASN. Capaian-capaian yang diraih Pemkab Morowali adalah modal untuk menjadi daerah yang inovatif dan semakin maju,” tandasnya. (ahl/rlm/fma)

Laporan : Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….