Dampak Pandemi Corona, Pedagang di Pasar Tradisional Palu Makin Menjerit

Aktifitas jual beli di Pasar Tradisional Manonda Kota Palu yang terlihat sepi. (Foto : Magang/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Dampak pandemi virus corona atau Covid-19 yang tak kunjung usai, hingga kini membuat para pedagang di Pasar Tradisional Manonda, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Provinsi Sulteng semakin menjerit.

Kondisi itu, terjadi sejak diberlakukannya imbauan bagi masyarakat untuk tidak berada di tempat-tempat keramaian.

Akibatnya, Pasar Tradisional Manonda di Kota Palu tersebut cenderung sepi.

Pantauan media ini, sejak pagi hingga siang harinya, Pasar Tradisional Manonda tidak seperti biasanya.

Aktifitas jual beli yang biasanya ramai, namun terlihat sepi yang berdampak terhadap semakin menumpuknya barang dagangan milik para pedagang di pasar tersebut.

“Stok dagangan kami menumpuk. Kalau biasanya, dua hari barang sudah laku. Sekarang tidak lagi, karena pembeli sepi,” keluh salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Manonda Kota Palu, Yati (51) kepada KabarSelebes.id, Jum’at (18/9/2020).

Ia mengatakan, kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap sepinya pembeli di Pasar Tradisional Manonda Kota Palu, namun hal itu, juga mempengaruhi harga sembako dan kebutuhan pokok yang merangkak naik.

Contohnya, harga jual gula pasir per kilonya yang sebelumnya senilai Rp 18.000 menjadi Rp 20.000.

Meskipun, Harga Eceran Tertinggi (HET) khusus gula pasir senilai Rp 12.500 per kilonya.

Sama halnya dengan harga beras yang ikut merangkak naik, yang sebelumnya senilai Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 12.000.

“Harga gula terus merangkak naik sejak beberapa bulan terakhir. Beras pun harganya ikut naik,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Syamsul Saifudin mengatakan, imbauan untuk mengurangi aktifitas di tempat ramai diperpanjang.

Imbauan tersebut kata dia, untuk kepentingan bersama, sehingga diharapkan dapat ditaati oleh masyarakat.

“Himbauan itu, berlaku disemua tempat, termasuk berada di pasar. Diharapkan agar kondisi ini cepat berlalu,” tandasnya. (mg/rlm/fma)

Laporan : Magang

Silakan komentar Anda Disini….