Dinkes Palu Sebut Hasil Rapid Test Tak Menjamin Pelaku Perjalanan Bebas Covid-19

oleh -
dr. Husaema Kepala dinas Kesehatan Kota palu, saat melakukan Konferensi Pers, pada Sabtu (09/05/2020)

PALU, Kabar Selebes – Virus Covid-19 di Kota Palu kembali mengalami penambahan. Setelah sebelumnya sempat dinyatakan nol kasus, hingga Selasa (22/9/2020) jumlah pasien yang dirawat melonjak naik menjadi 25 Kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Huzaema mengatakan, penambahan kasus covid-19 dipicu karena pelaku perjalanan dari luar kota palu.

“Kebanyakan penambahan kasus positif ini dari warga-warga yang melakukan perjalanan dari luar kota palu, mereka melakukan perjalanan dari zona merah penyebaran covid seperti makassar, kalimantan dan juga dari pulau jawa,” ujar Huzaema, Selasa (22/9/2020).

Meski telah mewajibkan pelaku perjalanan untuk menunjukan surat keterangan bebas covid-19, Huzaema menyatakan hal itu tak dapat menjamin pelaku perjalanan bebas dari Covid-19 

Menurutnya, meski hasil rapid testnya non reaktif saat melakukan perjalanan dari zona merah, belum bisa dipastikan pelaku bebas covid-19 sebab belum munculnya imunitas dalam tubuh.

“Kan hari pertama sampai hari ke empat belum ada reaktif dari virus tersebut. Inilah yang menjadi masalah,” ujarnya.

Olehnya, ia menyatakan bagi pelaku perjalanan dari zona merah walaupun non reaktif harus di rapid test kembali kemudian selanjutnya menunggu hasil sampai hari ke lima.

“Upaya ini dilakukan agar tidak kecolongan,” ujarnya.

Demikian, ia mengharapkan agar masyarakat di kota palu harus lebih mentaati protokol kesehatan demi meminimalisir penyebaran covid-19. (mg/ap/fma

Laporan: Magang

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 194 times, 1 visits today)