1 Oktober, Pemkot Palu Beri Sanksi Bagi yang Tidak Gunakan Masker

oleh -
dr Husaema

PALU, Kabar Selebes – Mulai 1 Oktober 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulteng akan memberikan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker.

Hal itu ditandai dengan diterbitkannya surat edaran resmi Walikota Palu yang menyatakan mulai 1 Oktober 2020 akan diberlakukan sanksi tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, dr. Husaema mengatakan, melalui surat edaran tersebut ada beberapa sanksi yang harus diterima bagi pelanggar.

“Bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker akan mendapat sanksi berupa denda senilai Rp50 ribu, menyapu jalan, membersihkan drainase, membersihkan tempat ibadah, dan disuruh untuk membeli masker,” ujar Husaema kepada KabarSelebes.id.

Ia menambahkan, pelaku usaha juga akan mendapatkan sanksi, jika karyawannya ada yang melanggar.

Sanksinya kata dia, berupa teguran administrasi, didenda membeli masker 50 buah, memberi makan anak yatim hingga pencabutan izin usaha.

Husaema berharap, dengan diterapkannya sanksi tersebut masyarakat bisa lebih mematuhi protokol kesehatan, sehingga kasus virus Covid-19 di Kota Palu bisa menurun.

“Pelaku usaha yang semua karyawannya kedapatan tidak menggunakan masker akan diberi teguran administrasi. Bahkan bisa berujung pada pencabutan izin usaha,” katanya. (mg/rlm)

Laporan : Magang

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 208 times, 1 visits today)