Sembilan Pasien Positif Corona di Parimo Sembuh, Satu Orang Masih Dirawat

oleh -
Jubir Satgas Penanganan Virus Corona Kabupaten Parimo, Irwan, SKM

PARIMO, Kabar Selebes – Sembilan orang pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulteng telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan satu orangnya lagi, masih dirawat secara intensif dan telah menjalani uji PCR Swab beberapa waktu lalu.

Hal itu, berdampak terhadap status Kabupaten Parimo yang telah dinyatakan masuk sebagai zona kuning.

“Tercatat, total kasus positif corona di Parimo berjumlah 10 kasus. Dari 10 kasus itu, sembilan telah sembuh dan satunya lagi yang merupakan kluster Gorontalo tersebut masih dirawat intensif serta hasil PCR Swabnya akan keluar dua atau tiga hari kedepan. Kondisi pasien yang berasal dari Kecamatan Moutong itu, juga sudah mulai terlihat baik,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Virus Corona Kabupaten Parimo, Irwan, SKM di ruang kerjanya, Rabu (30/9/2020).

Ia mengatakan, sebagai upaya menjaga situasi pandemi virus corona tetap terkontrol, pihaknya tetap melakukan penegakan displin protokol kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tracking kepada orang yang kontak langsung dengan pasien positif corona.

“Belum lama ini, kami melakukan tracking kepada orang yang kontak langsung dengan pasien positif corona yang berdomisili di Kecamatan Parigi, di sekitar RSUD Anuntaloko Parigi,” ujarnya.

Dijelaskannya, dari hasil tracking kepada empat orang itu, terpantau kondisi hasil Rapid Tes terlihat negatif atau non reaktif.

Sedangkan, pasien yang terkonfirmasi positif tersebut sementara menjalani isolasi disalah satu rumah sakit di Kota Palu.

“Pasien yang terkonfirmasi positif virus corona, yang tinggal di sekitar RSUD Anuntaloko Parigi itu, masuk dalam data pasien terkonfirmasi virus corona di Kota Palu,” terangnya.

Ia menambahkan, khusus hasil tracking terkait kasus positif virus corona di Kecamatan Moutong, seluruhnya non reaktif.

Ia berharap, agar warga perlu tetap waspada, meskipun kondisi Kabupaten Parimo yang masih berstatus zona kuning, sehingga tidak ada lagi Orang Tanpa Gejala atau OTG yang masih berkeliaran di tengah masyarakat.

“Tetap gunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan serta menghindari kerumunan masa. Kita berharap, diperketatnya penjagaan di perbatasan Kabupaten Parimo dan Gorontalo dapat mempersempit ruang gerak masuknya virus corona dari warga luar daerah,” tandasnya. (rlm)

Laporan : Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 81 times, 3 visits today)