Sempat Buron, Pembunuh PSK Tondo Kota Palu Ditangkap Polisi

Wakapolres Palu, Kompol Margiyanta menunjukan pelaku pembunuhan PSK di eks lokalisasi Kelurahan Tondo, saat menggelar Konferensi Pers di Mapolres Palu, Rabu (30/9/2020).( Foto: Rifaldi Kalbadjang/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Sempat buron selama 1 bulan, pelaku pembunuhan satu orang  pekerja seks kemersial (psk) di eks Lokalisasi Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur,  Kota Palu akhirnya diringkus Polisi.

Diketahui pelaku pembunuham PSK tersebut berinisial PA (31) yang merupakan warga Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara.

Pelaku ditangkap di rumahnya sendiri di Kelurahan Mamboro oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Palu, Minggu (13/9/2020).

Saat diamankan pelaku sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas, namun tak berselang lama pelaku berhasil dilumpuhkan dengan timah panas.

Wakapolres Palu, Komisaris Polisi (Kompol ) Margiyanta mengatakan pembunuhan yang dilakukan pelaku bertempat di salah satu kafe eks lokalisasi Kelurahan Tondo pada 17 Agustus 2020 lalu.

Ia menjelaskan motif dari pembunuhan ini adalah pelaku merasa panik dan takut korban akan berteriak saat diberikan bayaran tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Sehingga itu  pelaku langsung mencekik  korban di bagian leher dengan menggunakan kedua tangan hingga korban meninggal dunia, “ujarnya

Lanjut kata Wakapolres, setelah membunuh korban kemudian pelaku mencuri barang-barang milik korban untuk dijual.

Barang-barang yang berhasil dicuri pelaku berupa 1 unit handphone, 1 unit sepeda motor, 2 buah anting emas, 1 buah helm warna hitam, sepasang sendal, 1 baju jumper lengan panjang dan 1 buah masker.

Sedangkan barang bukti yang sudah berhasil disita kepolisian diantaranya 1 unit handphone, 1 unit sepeda motor dan sebuah masker.

“Dalam pembunuhan ini pelaku dijerat dengan pasal 338 sub 365 (3) dan 351 (3), dengan ancaman  15 tahun penjara,” tandas Wakapolres.

Sementara dari pengakuan pelaku, aksinya itu dilakukan lantaran mabuk akibat mengkonsumsi minuman beralkohol.

“Saya membunuh korban itu dengan mencekik leher korban menggunkan kedua tangan hingga korban meninggal,” jelasnya. (rkb/ap/fma)

Laporan: Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini….