YAPPIKA-ActionAid Serahkan APD untuk Tenaga Medis di Sulteng

  • Bagikan
Suasana serah terima APD oleh YAPPIKA-ActionAid kepada pemerintah Sulawesi Tengah, di Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2020).(Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Lembaga Masyarakat Sipil Nasional, YAPPIKA-ActionAid memberikan bantuan paket respon Covid-19 berupa Alat pelindung Diri (APD) dengan nilai 1,3 Milyar sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga medis di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulteng, bantuan itu nantinya akan disebar untuk tenaga medis di 4 rumah sakit dan 8 puskesmas daerah setempat.

Program kordinator YAPPIKA-ActionAid, Wawan Probo Prasetyo mengungkapkan, bantuan APD itu bersumber dari pendanaan yang disupport oleh Disaster Emergencies Commite pemerintahan Inggris.

“Ada tiga instansi yang berbeda kami beri bantuan hari ini, yang pertama ada satgas Covid-19, kemudian ada 4 rumah sakit rujukan (Pasien Covid-19) serta 8 puskesmas di wilayah intervensi terdekat kami,” terangnya disela menyerahkan secara simbolis bantuan APD itu di Kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, Kamis (1/10/2020).

Kata Wawan,  selain respon Covid-19, pihaknya sebelumnya juga telah memberi bantuan melalui program Emergency Respons and Recovery (ERR) pasca bencana 28 September 2018 di Sulteng.

Program bantuan itu diberikan kepada 4 kabupaten/kota, 9 kecamatan dan 11 desa bersama 3 mitra lokal.

“Ini merupakan respons tahap kedua setelah respon kami sebelumnya yang kami jalankan bersama partner lokal kami ada Walhi, Sikolah Mombine dan Fatayat NU,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Wawan, pihaknya turut serta memberi dukungan dan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang disituasi pandemi sekarang ini kesulitan mendapatkan APD.

“Semoga ini menjadi langkah awal untuk sinergitas karena pandemi ini tidak bisa kita tangani secara parsial dan ini harus didukung oleh semua pihak,” harapnya.

Bantuan oleh YAPPIKA yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, pada kesempatan itu turut dihadiri oleh 4 Direktur Rumah sakit rujukan Covid-19 di kota Palu antara lain RSUD Undata, RSUD Anutapura, RS Alkhairat dan RS Madani.

Longki pada keterangannya mengapresiasi bantuan yang telah diberikan untuk pihak provinsi membantu para tenaga medis.

Apalagi kata dia di tengah situasi angka Positif Covid-19 beberapa hari terakhir terus meningkat secara signifikan, APD khususnya masker memang sangat diperlukan  tenaga medis.

“Saya sebagai gubernur mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan organisasi YAPPIKA ini betul-betul tetap eksis dan tetap peduli,” katanya. (ap)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan