Tegas, Dandim Poso Imbau Anggota TNI Harus Netral Dalam Pilkada Serentak

Suasana silaturahmi Dandim 1307 dan Danyon 714 bersama sejumlah wartawan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (2/10/2020).(Foto: Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1307 Poso, Letnan kolonolel (Letkol) (Inf) Gusti Nyoman Mertayasa menegaskan jika pihaknya telah mewarning setiap anggota TNI di bawah kesatuannya, baik yang ada di Poso maupun di Kabupaten Touna, untuk tetap menjaga netralitas seorang prajurit dalam menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.

Hal itu disampaikan Dandim 1307 Poso bersama Komandan Batalyon (Danyon) 714 Sintuwu Maroso, Mayor (Inf) Constantinus Rusmanto, saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah setempat, Jumat (2/10/2020).

Menurut Dandim, untuk menjaga netralitas prajurit TNI AD khususnya di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim)1307 Poso, pihaknya telah mengundang seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) baik di Poso maupun Touna sebagai wilayah cakupan teritorial, untuk memberi penekanan dan peringatan akan hal itu.

“Saya sudah mengundang seluruh Babinsa untuk menekankan netralitas seorang prajurit TNI AD dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2020. Ini terus kita lakukan, mengingat peran Babinsa di setiap desa sangat strategis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Bahkan menurut Dandim, jika ada anggotanya kedapatan tidak netral atau terlibat dalam politik praktis selama tahapan Pemilu Gubernur dan Bupati kali ini, pihaknya tidak segan segan untuk memberikan sanksi tegas sesuai aturan kedinasan yang berlaku di lingkungan militer.

“Sanksinya sangat tegas jika ada anggota TNI yang kedapatan terlibat dalam politik praktis dan tidak netral dalam Pilkada,” tegas Dandim yang diamini Danyon 714/SM Mayor (Inf) Constantinus Rusmanto.

Dandim juga mengakui jika pihaknya dalam pilkada serentak ini akan melibatkan TNI dalam pengamanan di sejumlah titik yang rawan di kabupaten Poso dan Touna.

“Dalam Pilkada ini kami juga menerjunkan sedikitnya 400 personil di Poso dan Touna untuk membackup pengamanan pihak kepolisian,” tambah alumni Akpol angkatan 2002 itu.

Terkait dengan netralitas TNI di Pilkada, Komandan Batalyon 714/Sintuwu Maroso Poso, Mayor (Inf) C. Rusmanto juga pada kesempatan tersebut kembali tegaskan Kodim 1307 Poso dan Batalyon 714/SM akan tetap netral di Pilkada serentak.

“Kami TNI AD di Poso dan Touna netral di Pilkada serentak 2020,” tegas Danyon Rusmanto yang alumni Akmil tahun 2003 itu.

Acara silaturahmi dengan sejumlah wartawan di Poso kali ini juga dihadiri Kasdim 1307 Poso Mayor (Inf) Ahmad Jayadi dan Dan Unit Intel Kodim Poso Letda (Inf) Jhoni Palanda dan Danramil Poso Kota Lettu (Inf) Mulawarman. (rdn/ap)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini….