Sekolah Penerima DAK Fisik, Wabup Parimo : Kepsek Jangan Cari Untung

Wabup Badrun Nggai didampingi Kepala Disdikbud Kabupaten Parimo, Adrudin Nur saat melakukan kunjungan evaluasi dan monitoring DAK fisik di SMP Negeri 1 Torue. (Foto : Roy L. Mardani/KabarSelebes.id)

PARIMO, Kabar Selebes – Wabup Badrun Nggai didampingi Kepala Disdikbud Kabupaten Parimo, Adrudin Nur saat melakukan kunjungan evaluasi dan monitoring DAK fisik di SMP Negeri 1 Torue. (Foto : Roy L. Mardani/KabarSelebes.id)

“Pembelanjaan barang harus sepenuhnya dipercayakan kepada bendahara. Kepsek jangan mengambil alih penggunaan anggaran DAK fisik untuk mencari keuntungan agar tidak menjadi temuan,” tegas Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parimo, H. Badrun Nggai saat melakukan kunjungan evaluasi dan monitoring DAK fisik di SMP Negeri 1 Torue, Rabu (7/10/2020).

Ia juga mengimbau, agar para Kepsek tidak mengintervensi proses pembelanjaan berdasarkan petunjuk teknis.

Pasalnya, setiap penggunaan dana yang berbandrol APBN dan APBD akan diperiksa oleh BPK.

Apalagi, sebagian pekerjaan yang menggunakan anggaran DAK fisik diswakelolakan tersebut jangan sampai bersentuhan dengan hukum karena adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan.

“Saya telah memonitoring SD maupun SMP yang menerima DAK fisik sejak beberapa pekan terakhir ini,” ujar Badrun kepada sejumlah awak media.

Badrun mengaku mendapati beberapa sekolah penerima DAK fisik yang pekerjaannya tidak sesuai harapan.

“Jangan coba-coba kalau tidak ingin dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas III Parigi,” cetus Badrun.

Ia menambahkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parimo harus bersedia untuk memberikan penjelasan jika ada SMP maupun SD penerima DAK fisik yang pekerjaannya melewati ketentuan batas waktu.

“Jika ada laporan miring saya terima terkait penggunaan DAK fisik, baik Kepsek, Kepala Bidang dan Kepala Dinas sekalipun akan saya kejar. Jadi berhati-hati,” tegasnya. (rlm/fma)

Laporan : Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini….