7-13 Oktober 2020 KPU Poso Buka Pendaftaran KPPS

Suasana Pendaftaran KPPS jelang Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Poso. (Foto: Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah saat ini telah membuka pendaftaran bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas di Pilkada tahun 2020.

Komisioner KPU Poso, Wilianita Selviana kepada media ini Senin (12/10/2020) mengatakan, KPU Poso telah membuka pendaftaran mulai tanggal 7-13 Oktober 2020 bagi warga Poso yang akan menjadi anggota KPPS di pemilihan Gubernur/wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Poso tahun 2020.

Bagi warga Poso yang ingin terlibat sebagai anggota KPPS kata dia harus memiliki persyaratan salah satunya berusia 20-50 tahun.

Selain pembatasan usia, beberapa syarat lainnya yang harus dipenuhi ialah pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Calon pendaftar juga harus mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil, tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau sekurang-kurangnya dalam waktu 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan.

Syarat lainnya yakni berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, berpendidikan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) atau sederajat,  tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, tidak pernah diberikan sanksi pemberhentian tetap oleh KPU Kabupaten/Kota atau DKPP, belum pernah menjabat dua periode berturut-turut dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu di semua tingkatan.

Wilianita menuturkan selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi dan seleksi wawancara.

Pendaftaran berkemungkinan diperpanjang waktu pada tanggal 14-18 Oktober apabila ada wilayah Desa/Kelurahan yang belum terpenuhi jumlah kebutuhan pendaftar KPPS.

“Masa kerja KPPS akan dimulai pada tanggal 24 November sampai 23 Desember 2020,” ucapnya.

Wilianita menambahkan demi memastikan kesehatan dan keselamatan semua pihak, KPPS terpilih akan dilakukan rapid test sebelum melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka nantinya. (rdn/ap/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini….