Dituding Jadi Selingkuhan Bupati Poso, Vivin Tungka : Itu Fitnah

oleh -
Tampak Vivin Tungka yang didampingi Matius Tungka bersama Darmin Sigilipu salah satu Paslon Bupati Poso dalam konfrensi pers, Selasa (13/10/2020). (Foto : Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Dituding menjadi selingkuhan Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu yang kini ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Vivin Tungka yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya angkat bicara.

Vivin yang merupakan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso tersebut mengaku tudingan terhadap dirinya itu, hanyalah fitnah.

Dalam konferensi persnya, Selasa (13/10/2020), Vivin yang didampingi Matius Tungka selaku ayah kandungnya menjelaskan, tudingan terhadap dirinya yang sempat viral sejak beberapa tahun terakhir di media sosial hingga menjadi perbincangan masyarakat di Kabupaten Poso bermula dari beredarnya sebuah rekaman tidak benar.

Apalagi, Bupati Poso merupakan orang yang masih memiliki hubungan keluarga dengan orang tuanya.

“Jujur dari hati yang paling dalam, apa yang dituduhkan kepada saya, itu fitnah dan tidak benar,” tegas Vivin dihadapan sejumlah awak media.

Dengan berlinang air mata, Vivin menceritakan, rekaman yang beredar tersebut merupakan hasil percakapan dari pertengkaran persoalan rumah tangga antara dirinya bersama suaminya pada 2017 lalu.

Selama ini, kata dia, hubungan rumah tangga antara dirinya dan suaminya sudah tidak harmonis lagi.

“Saya heran, masalah rumah tangga saya dibawa-bawa keluar. Kenapa itu harus menjadi konsumsi publik untuk menjatuhkan seorang pimpinan. Kenapa saya dibawa-bawah dan ini urusan rumah tangga saya,” katanya.

Lanjut ia menjelaskan, pertengkaran antara dirinya dan suaminya saat itu, terjadi didalam rumahnya dan bukan rekaman melalui telephone.

“Siapa yang dijatuhkan disini? Yang menjadi korban di persoalan itu, saya. Itu percakapan rumah tangga saya. Itu sudah diedit seakan-seakan, itu rekaman melalui telephone. Padahal itu percakapan langsung secara berhadapan antara saya dengan suami saya di rumah saat kami bertengkar,” jelasnya.

Ia mengatakan, suaminya merupakan sosok pencemburu dan sering melakukan penyadapan di handphone miliknya.

Sehingga, ia memutuskan untuk berbicara, menjelaskan persoalan yang sebenarnya karena mengingat anak-anaknya.

Ia juga mengaku diamnya selama dua tahun terakhir, justru menyimpan luka yang sangat mendalam atas isu-isu miring dan tudingan terhadap dirinya.

“Tidak ada dalam sebuah rumah tangga itu, yang akur-akur. Pasti ada pertengkaran. Tetapi apakah masalah rumah tangga orang lain harus menjadi konsumsi publik untuk menjatuhkan seseorang,” kata Vivin yang terlihat tidak henti-hentinya menangis itu.

Matius mengatakan, rekaman pertengkaran anaknya dengan suaminya itu, sengaja disebarluaskan untuk mencari keuntungan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Bahkan, informasi yang diterimanya, bahwa orang yang sengaja menyebarluaskan rekaman tersebut sempat memeras Bupati Poso dengan meminta uang senilai Rp2 Miliar.

“Nama baik keluarga saya sangat tercemar. Nama keluarga kami rusak karena isu yang menuding anak saya. Ini pembunuhan karakter, kami akan melakukan upaya hukum terhadap orang yang menyebar fitnah itu,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Darmin Sigilipu yang turut hadir dalam konferensi pers itu, berita-berita miring yang kembali disebarluaskan melalui rekaman tersebut telah membunuh karakter secara pribadi.

“Keluarga merasa malu dengan isu-isu yang disebarkan. Jadi kita harus mengklarifikasi kebenarannya,” terang Darmin. (rdn/rlm/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 1.192 times, 4 visits today)