Sempat Terjadi Aksi Kejar-kejaran, Personel TNI-Polri Berhasil Ringkus 3 Pelaku Ilegal Fishing di Banggai

oleh -
Ketiga terduga pelaku pemboman ikan bersama barang bukti saat diamankan di Mapolsek Toili. (Foto : Istimewa)

BANGGAI, Kabar Selebes – Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, akhirnya personel gabungan TNI-Polri berhasil meringkus tiga orang warga berinisial  RJ alias I (19), RM alias R (34) dan BB alias B (35) terduga pelaku illegal fishing di perairan laut Desa Moilong, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (20/10/2020).

Penangkapan ketiga terduga pelaku pemboman ikan tersebut sekitar pukul 08.30 Wita, setelah personel gabungan TNI-Polri menerima informasi dari masyarakat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Toili, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Candra, SH kepada KabarSelebes.id menjelaskan, informasi dari masyarakat terkait aktifitas pemboman ikan tersebut awalnya diterima oleh Pembantu Letnan Satu (Peltu) Junaidi bersama Sersan Dua (Serda) Samsul dari Komando Rayon Militer (Koramil) Batui dan Kasubsektor Moilong, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Iksanudin.

Menindaklanjuti informasi itu, kata dia, personel gabungan TNI-Polri itu, langsung melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku menggunakan perahu nelayan setempat.

“Informasi itu, berawal dari masyarakat yang mendengar suara ledakan bom disekitar perairan laut Desa Moilong. Memang benar, sebelum ditangkap, personel gabungan TNI-Polri sempat mengejar ketiga terduga pelaku ini yang berusaha kabur,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam penangkapan ketiga terduga pelaku tersebut personel gabungan TNI-Polri tidak menemukan barang bukti seperti bom ikan.

Namun, berdasarkan pengakuan ketiga terduga pelaku, bahwa sebelum tertangkap mereka sudah dua kali melakukan aksinya di perairan tersebut.

Hal itu, kata dia, dibuktikan dengan penemuan satu keranjang berisi berbagai jenis ikan dari perahu yang mereka gunakan.

“Mereka bertiga ini adalah warga Desa Moilong. Ketiga terduga pelaku ini beserta barang bukti berupa kompresor dan selang kami amankan di Mapolsek Toili. Begitu pula dengan perahu yang mereka gunakan turut diamankan,” katanya.

Sebelumnya, pada 7 Oktober 2020 lalu, sebanyak tiga tersangka pemboman ikan juga ditangkap Polisi saat beroperasi di perairan laut Desa Pandanwangi, Kecamatan Toili Barat. (ey/rlm/fma)

Laporan : Emay

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 31 times, 2 visits today)