Vivin Tungka Tempuh Jalur Hukum, Pemilik Akun Medsos SL Dilaporkan ke Polisi

oleh -
Vivin Tungka Tempuh Jalur Hukum, Pemilik Akun Medsos SL Dilaporkan ke Polisi

POSO, Kabar Selebes – Keluarga besar Vivin Tungka akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum pasca beredarnya rekaman percakapannya bersama suaminya yang diunggah melalui media sosial (Medsos) facebook dan sempat viral hingga menyeret nama salah satu kandidat Bupati Poso.

Rencananya, keluarga besar Vivin Tungka didampingi kuasa hukumnya akan melaporkan dugaan kasus pencemaran nama baik tersebut kepada Polisi pada pekan ini.

Dalam dugaan kasus tersebut keluarga besar Vivin Tungka akan melaporkan pemilik akun facebook berinisial SL yang diduga kuat sengaja mengunggah rekaman percakapan dirinya bersama suaminya itu.

Vivin mengaku keluarga besarnya telah bersepakat untuk melaporkan dugaan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian.

“Hal itu, bukan saja merusak nama baik saya secara pribadi. Tetapi sudah merusak nama besar keluarga Tungka,” ujar Vivin kepada KabarSelebes.id, Senin (19/10/2020).

Menurutnya, akibat masalah yang menimpanya itu, kedua anaknya turut mendapatkan tekanan secara phisikis.

Apalagi, masalah tersebut sempat viral akibat unggahan melalui facebook yang sangat memberikan dampak tekanan secara kejiwaan kepada kedua anaknya.

“Percakapan bersama suami saya itu, bersifat privasi karena menyangkut persoalan rumah tangga. Sayangnya, oleh sejumlah pihak telah dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan yang tidak terpuji. Memanfaatkan sesuatu diatas penderitaan orang lain bukanlah hal yang baik. Untuk mengapai sesuatu itu, harus dengan cara yang elegan dan terhormat,” katanya.

Ia menambahkan, pihak yang mengunggah rekaman percakapan tersebut mengatakan, kalau rekaman itu, bisa publis berdasarkan pada sidang pidana dengan terdakwa Novran Pakinde yang telah memperdengarkan bukti rekaman tersebut pada majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Poso.

Padahal, menurut salah seorang Mejelis Hakim, berdasarkan fakta persidangan Novran Pakinde pada persidangan tersebut hanya memutar rekaman perbincangan dari ponselnya.

Namun, rekaman tersebut belum diserahkan dan belum diterima oleh pihak Majelis Hakim.

“Berdasarkan fakta yang ada, kami belum menerima soft copy dari rekaman tersebut,” beber Vivin mengutip penjelasan dari salah seorang anggota Mejelis Hakim.

Terkait hal itu, kata dia, dirinya bersama keluarga besarnya tetap merasa keberatan diunggahnya rekaman percakapan pribadi tersebut. 

“Apakah hal yang bersifat privat itu, boleh saja semua orang mengumbarnya di medsos. Melalui kuasa hukum, kami menyerahkan hal ini untuk dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” tegasnya. (rdn/rlm/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 1.415 times, 1 visits today)