Ditlantas Polda Sulteng Sosialisasikan Pengoperasian Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Suasana sosialisasi pengoperasian kendaraan listrik, Rabu (21/10/2020).(Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Direktorat Lalulntas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mensosialisasikan registrasi dan identifikasi (Regident) pengoperasian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Sosialisasi tersebut dilaksanakan secara virtual dipimpin langsung oleh Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Kingkin Winisuda, Rabu (21/10/2020).

Kingkin mengatakan, sosialisi itu mendasari Perpres nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program ranmor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan.

Sosialisasi itu juga tertuang dalam peraturan Menteri Perhubungan RI nomor PM 45 tahun 2020, tentang kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik.

“Selain itu terdapat juga dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009, tentang Lalulintas dan angkutan jalan serta surat telegram Kapolri nomor ST/2221/VIII/YAN.1.2./2020 per tanggal 3 Agustus 2020 yaitu tentang penggunaan materil TNKB dengan tanda khusus dalam registrasi kendaraan bermotor listrik dan peraturan Kapolri no 5 tahun 2012 tentang Regident Ranmor,” ujarnya.

Olehnya, Instansi terkait lanjut Kingkin, harus sudah siap apabila nantinya kendaraan listrik berbasis baterai tersebut beroperasi di Sulteng.

Adapun kesiapan tersebut yaitu menetapkan pengenaan PKB dan BBN-KB kendaraan listrik berbasis baterai oleh Pemda Sulteng, dimana untuk orang atau barang ditetapkan paling tinggi sebesar 30 persen dari dasar pengenaan PKB.

“Pengenaan BBN-KB nya paling tinggi 30 persen dari dasar pengenaan BBN-KB,” jelasnya.

Sementara, mekanisme pengajuan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) kendaraan listrik berbasis baterai sendiri sudah disiapkan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng dengan membuat aplikasi E-Srut agar proses pengajuannya dapat dilakukan secara mudah dan cepat.

“Sedangkan untuk Jasa Raharja Sulteng juga sudah siap mendukung terkait pengoperasian kendaraan listrik berbasis baterai itu dengan tetap memberikan santunan serta akan menjamin apabila terjadi kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan adanya korban jiwa,” kata Kingkin.

Selain kedua instansi itu, pihak Ditlantas sendiri dikatakan juga telah siap apabila nantinya kendaraan listrik beroperasi di wilayah Sulteng, baik terkait proses registrasi kendaraan serta pendistribusian material seperti BPKB, STNK dan TNKB kendaraan sesuai spektek yang telah ditentukan oleh Korlantas Polri.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Kabapenda Provinsi Sulteng, Plt. Kadis Perhubungan Provinsi Sulteng, perwakilan Kepala Cabang Jasa Raharja Palu, serta para Kasat Lantas Polres jajaran. (rkb/ap/fma)

Laporan: Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini....