Pos Perbatasan di Moutong Diperketat, Pelaku Perjalanan dari Luar Provinsi Wajib Tunjukan Hasil Swab Negatif Covid-19

Wabup Badrun didampingi Kapolres Parigi Moutong AKBP Andi Batara Purwacaraka, Perwira Penghubung Kodim 1306 Donggala Kolonel Infanteri Rompis, Kepala Dinkes dr. Agus Suryono Hadi dan Kepala Pelaksana BPBD Abd. Azis Tombolotutu saat mengikuti rakor secara virtual. (Foto : doc Humas Pemkab Parigi Moutong)

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong memperketat pemeriksaan pos penanganan Covid-19 di Kecamatan Moutong yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo.

Bagi pelaku perjalanan yang ingin memasuki Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) wajib menunjukan hasil swab negatif Covid-19.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, H. Badrun Nggai, SE saat mengikuti rapat koordinasi atau rakor secara virtual melalui video conference bersama Wali Kota dan Bupati se-Sulteng yang dipimpin langsung Gubernur Drs. Longki Djanggola, M.Si pada Rabu (21/10/2020).

Dalam rakor tersebut, Wabup Badrun didampingi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Parigi Moutong, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Batara Purwacaraka, SH, SIK, Perwira Penghubung Komando Distrik Militer (Kodim) 1306 Donggala Kolonel Infanteri Rompis, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Agus Suryono Hadi dan Kepala Pelaksana BPBD Abd. Azis Tombolotutu.

Wabup Badrun mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong telah memperketat wilayah perbatasan, khususnya pos penanganan Covid-19 yang berbatasan dengan Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

“Merujuk keputusan Gubernur, maka di pos penanganan Covid-19 di Kecamatan Moutong wajib menunjukan hasil swab negatif Covid-19 jika ingin masuk wilayah Parigi Moutong, Sulteng,” tegasnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini Pemkab Parigi Moutong terus mengingatkan masyarakat, agar patuh terhadap protokol kesehatan penanganan dan pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak.

Menanggapi penyampaian Wabup Badrun, Gubernur Longki memberikan apresiasi terhadap kerja keras Pemkab Parigi Moutong dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Gubernur Longki berharap, agar pos penanganan Covid-19 di perbatasan antara Sulteng dan Gorontalo di Parigi Moutong terus dipertahankan dan diperketat.

“Terima kasih atas kerja kerasnya dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Wilayah perbatasan mohon untuk terus dijaga. Wilayah perbatasan antar provinsi sangat krusial terhadap penyebaran Covid-19,” harap Longki. (rlm/fma)

Laporan : Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini….