Sulteng Raih Juara Pertama Lomba Cerdas Cermat Museum Tingkat Nasional

Kepala Museum Nasional, Siswanto ketika menyerahkan langsung piala bergilir lomba cerdas cermat museum nasional kepada SMP Al-Azhar Mandiri Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jum’at (23/10/2020).(Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Daerah Sulawesi Tengah yang diwakili oleh SMP Al-Azhar Mandiri Palu, berhasil meraih juara pertama lomba cerdas cermat museum nasional tingkat Sekolah Menengah tahun 2020. Atas raihan itu, pihak sekolah berhasil meraih piala bergilir yang diserahkan secara langsung oleh Kepala museum nasional, Drs Siswanto MA, Jumat (23/10/2020).

Siswanto dalam keterangannya menyatakan turut berbangga karena sesuai intruksi menteri bisa menyerahkan langsung piala bergilir kepada sang juara perlombaan.

Menurutnya, kegiatan perlombaan tahun ini nyaris batal sebab adanya pandemi Covid-19. Banyak perwakilan sekolah yang mengundurkan diri sampai akhirnya hanya tersisa 6 sekolah dari 6 Provinsi berbeda.

“Pada bulan Januari pesertanya masih 34 Provinsi konsisten. Begitu pandemi, satu per satu menyampaikan bahwa berhubung pandemi pendanaan dan sebagainya, banyak yang tidak bersedia atau ditunda,” ungkapnya.

Meski begitu, atas saran oleh Menteri akhirnya lomba tetap dilaksanakan Dalam jaringan (Daring).

Lebih lanjut diterangkan Siswanto perlombaan kali ini bukan hanya sekedar mendapat juara, meraih hadiah dan kemudian ber euforia. Akan tetapi, membina karakter siswa melalui pembelajaran sejarah dan permuseuman menjadi poin penting.

Untuk itu, SMP Al-Azhar Palu khususnya daerah Sulawesi Tengah diharapkan dapat mempertahankan piala bergilir yang diraih kali ini.

“Mudah-mudahan Sulawesi Tengah bisa mempertahanakan ini,” harapnya.

Diketahui, ini bukan kali pertama SMP Al-Azhar meraih juara, pada tahun 2018 sebelumnya pihak sekolah juga berhasil menyabet juara kedua dalam lomba.

Kepala SMP Al-Azhar Palu, Drs Abdul Basit M.Pd turut berbangga sebab kepala museum nasional sempat hadir langsung menyerahkan piala bergilir itu.

Menurutnya, dalam setiap pagelaran lomba, pihak sekolah memiliki budaya tersendiri yang sejalan dengan moto sekolah “Cerdas dan Berakhlak”.

“Sudah menjadi budaya di Al-azhar kalau dalam setiap lomba ada namanya budaya lomba sendiri, mulai dari disiplin, kerja keras, dan bersaing serta menerima kemenangan dan kekalahan,” katanya.

Ia merasa bersyukur sebab dalam lomba kali ini pihak sekolah berhasil meraih juara dengan mengungguli daerah besar lainnya. Terlepas dari total hadiahnya, lomba kali ini baginya merupakan program yang luar biasa.

“Kita melihat usaha keras dari museum nasional bagaimana meningkatkan pengetahuan anak tentang permuseuman dan masalah sejarah nasional,” ujarnya.

Dengan kehadiran langsung jajaran pihak museum, pihaknya berharap hal ini bisa menambah motivasi dan semangat sekolah, terutama sekolah lain di seluruh daerah Sulawesi Tengah.

“Ingat bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mengingat sejarah perjuangan bangsanya, dan ini sudah dibuktikan oleh museum nasional,” tutupnya.  (ap/fma)

Laporan: Adi Pranata.

Silakan komentar Anda Disini….