Revitalisasi Taman Bundaran Nasional Mangkrak, DPRD Akan Hearing Dinas PU dan Alfamidi

Tampak seng yang menutup pekerjaan revitalisasu Taman Bundaran Nasional yang berlokasi di Jalan Hasanudin sebagiannya mulai roboh. (Foto : Mohammad Sobirin/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – DPRD Kota Palu melalui Komisi C yang membidangi pembangunan akan segera memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PT Midi Utama Indonesia atau Alfamidi, selaku pelaksana dan penanggung jawab mangkraknya revitalisasi taman Bundaran Nasional Hasanuddin Palu.

Wakil Ketua Komisi C, H. Nanang mengaku akan segera mengkomunikasikan permasalahan tersebut dengan seluruh anggota komisi untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing.

“Insyaa Allah akan dijadwalkan secepatnya, paling lambat November tahun ini,” ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (24/10/2020).

Dijelaskan, sebelumnya pihak komisi telah mengkonfirmasi menyangkut permasalahan tersebut, yang mana kontraktor pelaksana mengaku tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Hal itu disepakati pada saat hearing di DPRD Kota Palu melalui Komisi C. Untuk masalah kelanjutannya, akan dipresentasikan oleh pihak pemerintah dan Alfamidi di DPRD. Hal ini dilakukan, karena banyaknya tanggapan masyarakat terhadap pekerjaan tersebut.” jelasnya.

Pentingnya klarifikasi terkait kelanjutan dari pelaksanaan revitalisasi ini, menurut Nanang disebabkan banyaknya tanggapan masyarakat, mulai dari estetika kota yang terkesan kumuh dan hilangnya ruang terbuka hijau.

Sementara terkait konsep dari pembenahan taman, yang dikabarkan akan mengakomodir gerai Alfamidi, poltisi PKB ini menjelaskan masalah itu, nantinya akan dibahas bersama saat hearing.

“Kita lihat konsep gerainya seperti apa?, kalau memang itu mengakomodir hasil-hasil UKM masyarakat Kota Palu. Mungkin itu menjadi bahan pertimbangan karena asas manfaatnya untuk masyarakat Kota Palu,” tegasnya. (sob/rlm/fma)

Laporan : Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....