Dugaan Kasus Pelanggaran UU ITE, Pengacara Verna-Yasin Akan Laporkan Pemilik Akun Medsos Ardy Jo Jo ke Bawaslu Poso

Tim pengacara Paslon VY, Fadli Husein dan Muhajirin Ladide saat memberikan keterangan persnya terkait dugaan kasus pencemaran nama baik. (Foto : Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Pengacara kandidat Bupati/Wakil Bupati Poso Pasangan Calon (Paslon) Verna Inkiriwang-Yasin Mangun atau VY akan melaporkan pemilik akun medsos facebook Ardy Jo Jo ke Bawaslu terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Postingan status Ardy Jo Jo dalam akun facebooknya diduga sebagai tindakan pencemaran nama baik Paslon VY.

Pasalnya, dalam akun facebooknya, Ardy Jo Jo menyebutkan, bahwa salah satu dari Paslon nomor urut 2 turut menerima bantuan UKM pemerintah senilai Rp2,4 Juta.

Dalam postingan akun facebook Ardy Jo Jo itu, diduga kuat mengarah kepada Yasing Mangun yang merupakan pasangan Verna Inkiriwang.

Bahkan, pengacara Paslon VY juga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) Poso melalui Satreskrim terkait dugaan kasus pencemaran nama baik tersebut.

Kepada sejumlah awak media, Fadli Husein dan Muhajirin Ladide yang merupakan pengacara Paslon VY mengatakan, hasil koordinasi yang dilakukan bersama Satreskrim Polres Poso pihaknya disarankan untuk melaporkan dugaan kasus tersebut ke Bawaslu Poso.

“Setelah di Bawaslu, ada unsur Gakumdu yang akan menentukan, apakah hal tersebut masuk dalam pelanggaran Pilkada atau pidana umum UU ITE,” ujar Fadli saat memberikan keterangan persnya pada Jum’at (24/10/2020).

Ia menduga, pemilik akun facebook Ardy Jo Jo yang merupakan warga Poso Kota tersebut merupakan pendukung salah satu Paslon.

“Kami telah mempersiapkan seluruh dokumen bukti pelaporan,” tegasnya.

Yasin mengaku tidak pernah meminta atau menyuruh agar namanya dimasukan sebagai salah satu penerima bantuan pemerintah pusat senilai Rp2,4 Juta yang diperuntukan bagi warga kurang mampu tersebut.

Diklarifikasi terkait hal itu, Ardy yang merupakan pemilik akun facebook Ardy Jo Jo tersebut mengaku tidak perduli dengan rencana tim pengacara Paslon VY yang akan melaporkannya karena dianggapnya adalah hak setiap orang.

Ia pun dengan tegas menyatakan, bahwa postingan statusnya di akun facebook tersebut tidak didasari niat untuk mencemarkan nama baik seseorang.

“Postingan status saya itu, tidak menghina atau mencemarkan nama baik seseorang. Apalagi postingan status saya itu, tidak menyebut nama seseorang,” tegasnya. (rdn/rlm/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini….