Sebut Sulteng Tujuan Investasi Ketiga di Indonesia, Hidayat Lamakarate Komitmen Bakal Tingkatkan Potensi Pemuda

Calon Gubernur Sulteng, Mohammad Hidayat Lamakarate saat bincang santai di Markas Jari Milenial Jalan Hasanuddin, Kamis( 29/10/2020). (Foto: Mohammad Arief/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut satu,  Mohammad Hidayat Lamakarate menyebut pemerintah daerah harus berkomitmen meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Apalagi sebagai target investasi ketiga di Indonesia, para pemuda kata Hidayat diharapkan kedepan bisa bersaing dengan provinsi lain dalam meningkatkan mutu berwirausaha.

“Kita harus meningkat mutu para pemuda di Sulteng dan harus menyiapkan diri mengasah kemampuan sejak dini,” ungkap Hidayat dalam acara bincang santai dengan tema “Pemuda Hebat” Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, di Markas Jari Milenial, Jalan Hasanuddin, Kota Palu, Kamis( 29/10/2020).

Peningkatan mutu lanjut Hidayat, tidak bisa terlepas dari komitmen dan perhatian pemerintah setempat. Terutama menyiapkan para pemuda sebagai tongkat penompang kebangkitan pembangunan di segala aspek.

Pemerintah kata dia harus memahami generasi muda. Sehingga memiliki potensi berjuang membangun Sulteng.

Upaya dilakukan salah satunya ialah harus berani keluar dari frame keterpurukan pasca bencana, agar bisa bekerja lebih baik dan berfikir positif sehingga tercipta gebrakan inovasi baru.

“Yang jelas bagaimana Sulteng kita buat berlari dan sejajar dengan provinsi lain,” katanya.

Ia pun mengaku nantinya jika diberi kesempatan memimpin Provinsi Sulteng akan memberikan ruang dan peluang bagi pemuda untuk bergerak dalam berinovasi.

Termasuk membuka peluang usaha di bidang yang perlu, seperti pengolahan kemampuan IT dan olahraga.

“Kami akan siapkan ruang bagi pemuda yang memiliki kemampuan dan potensi, ” ujar Hidayat.

Disisi lain, Hidayat ketika ditanya masalah pendidikan gratis menuturkan secara logis hal itu bisa dilakukan.

Upaya yang dilakukan dengan menghitung biaya operasional sekolah, khususnya bagi para pelajar SMA dan SMK Negeri.

“Intinya peluang investasi untuk membuka lapangan kerja harus adanya campur tangan dan kerja sama pemerintah setempat, bagaimana cara memberikan jaminan berdasarkan formasi dan syarat yang sudah disiapkan,” pungkasnya.

Demikian juga dengan halnya pemberantasan peredaran narkoba. Hidayat menyatakan akan berkordinasi dengan beberapa instansi maupun aparat berwenang, agar tegas saat melakukan penindakan ataupun memberi hukuman bagi pengedar narkoba.

Selain itu, pemerintah kata dia harus menyiapkan fasilitas untuk tempat khusus rehabilitas pengguna Narkoba. Apalagi menurutnya selama ini pemuda di Sulteng hanya jadi korban penyalahgunaan. 

“Persoalan narkoba bukan main- main, maka siapa saja jadi peminpin harus tegas dalam hal ini. Mungkin dengan dibuatkan tempat rehabilitas bisa membantu meringkan keluarga korban para penyalahgunaan narkoba yang selama ini notabenenya cendrung keluar daerah seperti Makassar, ” katanya. (maf/ap/fma)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....