Corona Pengaruhi Turunnya Jumlah Penumpang Transportasi Laut di Sulteng

Sebuah kapal penumpang berlabuh di Pelabuhan Pantoloan Palu. Petugas KP3 memperketat pintu masuk dengan memeriksa kesehatan para penumpang.(Foto:Ifal)

PALU, Kabar Selebes – Virus Corona atau Covid-19 memberikan dampak yang mempengaruhi turunnya jumlah penumpang transportasi laut di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Salah satunya perusahaan transportasi laut milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu yang turut merasakan dampak terhadap Covid-19.

Menurut Kepala PT Pelni Cabang Palu, H. Dicky Dermawandi, SE kepada KabarSelebes.id, bahwa jumlah penumpang saat ini mengalami penurunan drastis.

Dijelaskannya, penumpang kapal yang turun melalui pelabuhan di Palu paling banyak 10 orang atau turun sekitar 90 persen.

Begitu pun sebaliknya, kata dia, penumpang yang naik melalui pelabuhan di Palu, yang biasa sekitar 400-500 penumpang, justru ikut berkurang hanya sebanyak 100-200 atau turun mencapai 50 persen.

Padahal, harga tiket sejak Covid-19 melanda hingga saat ini tidak mengalami kenaikan.

Sedangkan, untuk harga pembelian tiket melalui PT Pelni Cabang Palu juga cukup bervariasi, tergantung tujuan penumpang.

“Kami merasa progres penjualan tiket masih sangat rendah. Ini karena lebih mahal harga swab test dari pada tiket. Makanya masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah berkurang,” ungkapnya.

Ditambah lagi, wilayah Sulteng hingga kini masih memberlakukan pelaku perjalanan harus menunjukan hasil swab.

Selain itu, kapasitas kapal bagi penumpang saat ini sesuai aturan yang hanya memperbolehkan sekitar 50 persen penjualan tiket.

“Namun, kami tetap menekankan agar para penumpang untuk tetap mentaati peraturan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan,” katanya. (rkb/rlm/fma)

Laporan : Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini….