Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Corona, Polsek Lampasio Tanam Jagung

Panen perdana kebun jagung sebanyak 2.500 buah yang dilakukan pihak Polsek Lampasio, Rabu (4/11/2020). (Foto : doc Humas Polda Sulteng)

TOLITOLI, Kabar Selebes – Pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap hampir seluruh sektor, salah satunya ketahanan pangan yang merupakan paling strategis.

Permasalahan yang kerap terjadi pada sektor ketahanan pangan adalah berkurangnya produksi yang menjadi rantai pasok pangan.

Hal tersebut mengakibatkan masyarakat kehilangan akses pangan yang bisa mengancam kehidupan mereka, karena adanya pembatasan aktivitas di masa pandemi, sehingga ada daerah yang kelebihan pangan dan adapula mengalami kekurangan.

Menghindari kondisi itu, Kepolisian Resor (Polres)Tolitoli melalui jajaran Kepolisian Sektor (Polsek ) Lampasio membantu pemerintah setempat dalam mendukung ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19 dengan menanam Jagung.

Kapolsek Lampasio, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Haerul, SH mengatakan, dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan di masa pandemi, sejak Agustus 2020 lalu, pihaknya sudah mengolah lahan perkebunan di Dusun Toboloid Desa Tinading, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli.

“Alhamdulillah, hasilnya kami bisa panen hari ini dan langsung dibagikan ke masyarakat sekitar. Meski panen perdana sebanyak 2.500 buah, namum tanaman jagung ini tumbuh dengan kualitas cukup baik,” ujar Haerul, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu upaya dalam mendukung ketahanan pangan nasional di masa pandemi Covid-19 untuk membantu masyarakat.

Hasil panen perdana tanaman jagung itu, kata dia, kemudian dibersihkan dan dikemas, lalu dibagikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Bahkan, sebagiannya lagi dibagikan kepada para pengendara yang melintas di jalan trans sulawesi Desa Tinading.

“Kami juga turut membagikan jagung ini kepada warga di Dusun II Kampung Jawa, Desa Tinading yang terdampak musibah banjir pada Kamis 29 Oktober 2020,” akunya.

Ia mengaku bersyukur tanaman jagung tersebut dapat tumbuh dengan kualitas baik sejak mulai masa tanam hingga panen.

“Dengan hasil panen jagung ini, diharapkan dapat membantu dan memberikan nutrisi kepada warga yang menerimanya di masa pandemi Covid-19 saat ini. Semoga hasil panen ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar,” pungkasnya. (maf/rlm)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini….