Milenial di Sulteng Mulai Kembangkan Startup Bantu Tingkatkan Harga Jual Produksi Pertanian

3 anak muda pemilik Startup AgriQu (Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Bisnis startup kini kian digandrungi generasi millenial. Di era industri 4.0 hal tersebut diciptakan oleh pemuda di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk membantu meningkatkan harga jual produksi pertanian.

Startup yang dibentuk oleh millenial di Sulteng itu diberi nama Agriqu. Bisnis Penjualan produksi pertanian berbasis Online ini dikembangkan oleh eva Angelina, Faisal Wahyu Kurniawan, Ardianto Lena, mahasiswa pertanian Universitas Tadulako.

Eva saat launching startup bersama 2 rekannya menyatakan, Aplikasi Agriqu diciptakan berbekal pengalaman turun penelitian ke tengah masyarakat.

Banyak masyarakat kata dia utamanya kaum tani resah sebab rendahnya harga jual pertanian yang diambil oleh para tengkulak.

“Dari hasil wawancara semua petani bilang rata-rata harga yang didapatkan petani jauh lebih rendah dibandingkan harga yang dijual oleh tengkulak,” tuturnya.

Menurut Eva, kerja keras petani dibandingkan tengkulak sangat jauh berbeda. Untuk itu tak sewajarnya hasil pertanian yang dijual petani jauh lebih murah.

Selain itu, dikatakan faktor lain terciptanya startup ini ialah berdasarkan data dari tahun-ketahun di mana angka petani di Indonesia kian berkurang. “Dari itu kami merasa perlu menciptakan satu solusi membantu petani,” ucapnya.

Ia pun menjelaskan solusi yang ditawarkan oleh petani melalui AgriQu ialah dengan membeli langsung produk pertanian tanpa lagi adanya perantara (tengkulak).

Ia menuturkan terkadang rata-rata harga petani rendah disebabkan panjangnya rantai penjualan yang cukup menguras ongkos.

“Jadi kami bisa membeli harga petani itu lebih tinggi. kami bisa memberikan keuntungan ke petani lebih tinggi,” terangnya.

Tak hanya meningkatkan nilai jual, Eva mengaku turut membantu petani mencarikan pasar. Hal itu dikatakan cukup membantu petani sebab selama ini banyak produk hasil pertanian tidak seluruhnya terjual karena kurangnya jangkauan pemasaran.

“Petani untung dan membantu agar produknya tidak ada yang tersisa, atau terjual semua,” katanya.

Sementara, penjualan yang ditawarkan melalui AqriQu dijelaskan Faisal cukup praktis. Para konsumen kata dia, apalagi di tengah Pandemi Covid-19 cukup memesan dari rumah.

“Jadi tergantung pesanan, misalkan maunya berapa nanti kami kemas dan langsung diantar ke rumah,” katanya.

Para pelanggan kata dia juga bisa memesan langsung lewat website AgriQu.id atau bisa memesan langsung melalui pesan WhatsApp. (ap/fma)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….