Polres Tolitoli Turunkan 200 Personel Kawal Debat Kandidat Pilkada Putaran Kedua

oleh -
Apel Siaga yang dilakukan sebanyak 200 personel Polres Tolitoli untuk pengamanan debat kandidat putran kedua Pilkada Kabupaten Tolitoli. (Foto: Istimewa)

TOLITOLI, Kabar Selebes – Sebanyak 200 personel Kepolisian Resor (Polres) Tolitoli dikerahkan untuk mengawal jalannya pelaksanaan debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat putaran kedua, Selasa sore (17/11/2020).

Kasubbag Humas Polres Tolitoli, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Moh Rizal Hi Bandi menyebutkan, ratusan personel itu terdiri dari personel Polres Tolitoli, Kompi 4 Batalyon A Pelopor dan gabungan Polsek.

“Dengan pertimbangan suksesnya kegiatan debat kandidat, pengetatan pengamanan perlu dilakukan dan ditingkatkan,” jelas Kasubbag Humas.

Kata dia pihaknya juga terus melakukan patroli wilayah, baik yang dilakukan oleh Sat Sabhara maupun personel Polsek jajaran Polres Tolitoli sebagai bentuk kesiapsiagaan menjelang pelaksanaan debat kandidat Pilkada Tolitoli.

Ia pun mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat perkumpulan massa berpotensi menjadi klaster penularan COVID-19.

“Untuk itu kami imbau kepada semua pihak, baik dari penyelenggara, pengawas, hingga para peserta debat beserta simpatisan untuk mengedepankan faktor keselamatan orang banyak dengan menekankan pentingnya penerapan protokoler kesehatan. Mari kita pastikan keselamatan diri sendiri dan orang sekitar dengan disiplin pakai masker, jaga jarak aman, dan cuci tangan setiap saat,” ujarnya.

Debat putaran kedua ini mengangkat tema “Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah serta Strategi, Penanganan, Pencegahan, dan Pengendalian COVID-19”.

Debat putaran kedua ini akan diikuti tiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli yakni nomor urut 1 Abdul Rahman H Budding-Moh Faisal Bantilan, nomor urut 2 Muchtar Deluma-Bakri Idrus, dan nomor urut 3 Amran H Yahya-Moh Besar Bantilan.

Debat akan digelar di Aula RRI Tolitoli dan disiarkan langsung baik melalui RRI dan live streaming serta melibatkan lima orang tim pakar dan satu orang moderator, serta mengutamakan protokol kesehatan. (maf/ap)

Laporan : Mohammad. Arief

Silakan komentar Anda Disini....