Mahasiswa Bidikmisi IAIN Palu Dilatih Baca Kitab Kuning

oleh -
Sejumlah mahasiswa IAIN Palu angkatan 2019 saat belajar membaca Kitab Kuning. (Foto: Humas IAIN PALU)

PALU, Kabar Selebes – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah melatih mahasiswa penerima Bidikmisi angkatan tahun 2019, membaca kitab kuning (kitab gundul), dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang unggul.

“Ini merupakan upaya memberikan pengetahuan dan keterampilan secara umum, agar mereka bisa mengenal kitab kuning,” kata Abdul Wahab Kepala Bagian Akademik IAIN Palu, Jumat (20/11/2020).

Pelatihan membaca kitab kuning dilakukan lewat kajian dengan menghadirkan para tenaga pendidik yang ahli terhadap kitab kuning

Lewat pelatihan itu kata Wahab, mahasiswa diharapkan dapat mengenal dan bisa membaca kitab kuning, sehingga menjadi satu modal bagi mereka ke depan.

“Kami harapkan mereka bisa memahami kajian kitab kuning, dan mereka bisa membaca serta menulis dan mempelajari teori-teori lainnya yang diajarkan oleh pemateri, sehingga kedepan mereka bisa kembangkan kajian kitab kuning,” sebutnya.

Sebanyak 80 mahasiswa penerima bidikmisi angkatan 2019 mengikuti pelatihan itu secara offline dan 10 orang mengikuti secara online, pada Kamis (19/11/2020). Pelatihan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat.

“Kami sediakan handsanitizer, masker, dan pelindung wajah bagi setiap peserta, panitia dan narasumber,” ungkap Wahab.

Selain pelatihan kajian kitab kuning, Wahab menambahkan pihaknya juga melaksanakan kegiatan pelatihan kewirausahaan yang difokuskan bagi mahasiswa penerima bidikmisi angkatan 2018, dan pelatihan digital skill bagi penerima bidikmisi angkatan 2017.

Berkaitan dengan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Palu, Dr Abidin Djafar mengatakan, pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia serta keterampilan mahasiswa merupakan ruh dari kegiatan akademik yang difokuskan.

“Pelatihan-pelatihan tersebut, merupakan satu upaya mendongkrak capaian mutu sumber daya manusia bagi mahasiswa IAIN Palu,” ujarnya.

Kata Dr Abidin hal itu penting dilakukan, karena IAIN Palu berkeinginan agar mahasiswanya memiliki keterampilan yang baik meliputi penguasaan digital, wirausaha dan kajian ke-Islaman salah satunya mengenai kajian kitab kuning.

“Salah satu dampak dari pelatihan ini yang kita harapkan yakni, mahasiswa mampu menulis skripsi atau karya ilmiah yang berkualitas, karena mengambil sumber dari literatur asli, seperti dari kitab kuning,” ungkapnya. (maf/ap/fma)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....