Diduga Pengguna dan Pengedar Sabu, Tujuh Perempuan di Palu Diamankan Polisi

oleh -
Puluhan terduga pengguna dan pengedar sabu yang diamankan Polda Sulteng saat Ops Pekat di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. (Foto: Humas Polda Sulteng)

PALU, Kabar Selebes – Sebanyak tujuh orang perempuan diamankan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), karena diduga sebagi pengguna maupun pengedar Narkotika jenis sabu. Selain itu, 11 orang laki-laki juga turut diamankan.

Mereka langsung digiring aparat, setelah personel Polda Sulteng yang tergabung dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Tinombala II Tahun 2020, kembali melakukan razia narkoba Sabtu (21/11/2020) pagi, di Jalan Baligau, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Operasi oleh 61 personel gabungan itu dipimpin langsung oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudi Arto Wiyono, selaku Kasubdit 1 Direktorat Resnarkoba Polda Sulteng.

Kabid Humas Polda Sulteng, Komisaris besar (Kombes) Pol Didik Supranoto, Senin (23/11/2020) menyebutkan, dari operasi pekat kali ini personel gabungan menemukan sebanyak 18 warga yang dicurigai sebagai pengguna, pengedar, bahkan kurir sabu- sabu.

“Kegiatan tersebut dalam rangka untuk memelihara keamanan, ketertiban di lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif menjelang pemungutan suara secara serentak pemilihan kepala daerah dan perayaan natal dan tahun baru (Nataru) 2021 di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,” terangnya.

Dijelaskan dalam razia tersebut personel gabungan selain mengamankan 11 orang pria dan 7 orang perempuan, juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp. 2.600.000, 1 (satu) buah dompet warna coklat, 1 (satu) unit hp vivo warna merah, 1 (satu) buah buku catatan dan 1 (satu) buah dompet putih yang berisikan paket kecil yang diduga berisikan sabu yang didapat dari salah satu perempuan berinisial AR.

“Ada juga barang bukti dari perempuan berinisial AZ uang tunai sebanyak Rp. 9.040.000, 3 pak pipet plastik, 17 pak plastik klip kecil, 13 pireks kaca, 16 macis gas, 1 buah tas warna biru tua, 1 unit hp nokia hitam dan 1 plastik klip kecil yang di duga berisikan shabu,” ungkapnya.

Selain itu kada Didik, personel gabungan menemukan barang bukti lainnya seperti 17 paket kecil yang diduga berisikan sabu, 12 paket kecil di dalam rokok esse, 5 paket dalam kotak plastik hijau, 2 buah alat hisap sabu, 1 buah hp samsung lipat warna hitam, 1 buah hp samsung lipat warna putih, 2 buah macis gas dan 1 pak plastik klip.

“Saat ini tim ops pekat sedang melakukan pemeriksaan kepada para penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan, dan akan dilakukan pengembangan kasus,” tandasnya. (maf/ap/fma)

Laporan : Mohammad. Arief

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 1.315 times, 1 visits today)