Petani Kopi Desa Alitupu Kabupaten Poso Bertahan di Tengah Pandemi

oleh -
Petani sedang memilah biji kopi. (Foto: Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Di tengah pandemi Covid -19 Kelompok Usaha Perempuan Matana Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dengan menggelar pelatihan pengolahan kopi, dari pasca panen hingga menghasilkan produk bahan jadi. Pelatihan digelar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

“Wilayah kami banyak sekali perkebunan kopi dan terus berkembang dan untuk itu kami ingin tidak sekedar menjual bahan baku saja akan tetapi bisa juga menjual produk barang jadi berupa bubuk kopi,”ujar Ivone ketua kelompok perempuan Matana.

Ia mengatakan bahwa sejak pandemi pengelolaan biji kopi sedikit terganggu, pasalnya sangat mempengaruhi nilai jualnya.

Untuk mengolah biji kopi menjadi produk barang jadi berupa bubuk kopi, dibutuhkan keterampilan dalam mengolah dan menggunakan alat pengolahan kopi termasuk memilih biji kopi yang baik sehingga menghasilkan kopi berkualitas.

“Keterampilan ini kami dibantu oleh lembaga pendamping dari Relawan Untuk Orang dan Alam yang tergabung dalam konsorsium KPPA atas dukungan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Sulawesi melalui Forest Programme III,” sebutnya.

Mochammad Subarkah, mewakili konsorsium KPPA mengatakan kelompok usaha perempuan Matana memiliki alat pengolahan kopi namun belum dapat mengoperasikannya.

Olehnya penguatan kapasitas bagi kelompok perlu dilakukan sehingga bisa menghasilkan produk sesuai yang telah direncanakan dalam usaha kelompok.

“Kami berharap setelah pelatihan ini kelompok mulai bergerak menjalankan usahanya dan mampu memasarkan produk kopi yang dihasilkan dengan mutu dan kualitas baik,” pinta Subarkah.

Subarkah menambahkan bahwa di masa pandemi ini pengelolaan biji kopi memang agak terganggu prosesnya. Ia berharap situasi ini bisa cepat berlalu dan usaha untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha yang dibangun oleh kelompok perempuan bisa terus berkembang. (iz/ap/fma)

Laporan: Indrawati

Silakan komentar Anda Disini....