Wujudkan Integritas Penyelenggara, KPU Gelar Seminar Demokrasi

oleh -
Kegiatan seminar demokrasi yang diselenggarakan KPU Kota Palu, Rabu (25/11/2020). (Foto : Mohammad Sobirin/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Sebagai salah satu upaya mewujudkan integritas dalam penyelenggaraan Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu melaksanakan seminar demokrasi, Rabu (25/11/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan disalah satu hotel di Kota Palu itu, mengusung tema menjaga integritas dalam berdemokrasi pada era new normal pemilihan serentak 2020.

Dalam kegiatan tersebut KPU melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan perwakilan awak media.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid dalam sambutannya menyampaikan tiga poin penting, yakni tentang Integritas, Demokrasi dan new normal.

“Berbicara tentang integritas ini, seperti yang sering disampaikan bahwa apabila integritas dalam pemilihan yang dituntut disitu hanyalah penyelenggara, sehingga kami berharap dengan mewujudkan pemilihan yang berkualitas tidak hanya penyelenggranya, tetapi peserta Pemilu juga harus berintegritas,” terangnya.

Menurutnya, penilaian menyangkut integritas akan dilihat pada hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.

Apalagi ditengah pandemi Covid-19, KPU harus menjaga kwalitas demokrasi, terlebih lagi penyelenggara harus meningkatkan partisipasi pemilih.

“Namun ditengah pendemi ada pembatasan dalam suatu kegiatan, dan tentunya melihat proses dari awal hingga saat ini. Semua kegiatan serba terbatasi, dengan tuntutan itu menjadi tugas kami sebagai penyelenggara,” ujarnya.

Dirinya meminta dukungan dari seluruh pihak, terlebih peserta dan partai politik agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga masyarakat tidak cemas ketika datang ke Tempat Pemungutan Suara atau TPS.

“Seperti simulasi pemilihan yang sudah dilakukan di lapangan Vatulemo, dan terlihat ada tugas tambahan penyelenggara dimana ada penerapan teknis dan menerapkan protokol kesehatan di TPS. Tentunya ini tetap menjadi perhatian KPU untuk menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu,” terang Agussalim menambahkan.

Dalam kegiatan seminar tersebut menghadirkan tiga pemateri yaitu, Pengamat Politik Universitas Tadulako (Untad), Dr. Irwan Waris dan Slamet Riyadi serta Muhammad Tavip selaku Akademisi Hukum Untad.

Dalam materinya, ketiganya menyampaikan pemaparan tentang tema yang diberikan oleh KPU yaitu, menjaga integritas dalam berdemokrasi pada era new normal pemilihan serentak 2020.

Ketiga narasumber tersebut menyampaikan, bahwa menjadi penyelenggara Pemilu tentunya sangat berat, dan cukup beresiko.

“Jadi sebaiknya jangan menggunakan bahasa menjaga tetapi memelihara Integritas, agar tidak terpeleset oleh pelanggaran etik sebagai penyelenggara,” ujar Muhammad Tavip. (sob/rlm/fma)

Laporan : Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....