Kantor BFI Finance Palu Didatangi Puluhan Keluarga Konsumen, Begini Kronologisnya

oleh -
Pertemuan antara konsumen dan pihak BFI Finance Palu sebagai upaya mediasi, Kamis (26/11/2020). (Foto : Mohammad Sobirin/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Kantor PT BFI Finance Palu yang terletak di Jalan Mohammad Hatta pada Kamis (26/11/2020), didatangi puluhan keluarga seorang konsumennya yang diketahui bernama Andik Agus Setiawan.

Kedatangan puluhan keluarga Andik Agus Setiawan itu, dipicu aksi penarikan mobil secara sepihak oleh eksternal PT BFI Finance Palu.

Padahal, mobil milik Andik Agus Setiawan tersebut, pembayaran pokok angsurannya telah dilunasi sejak 2019 lalu.

Andik menjelaskan, penarikan tersebut terjadi pada Sabtu malam (21/11), oleh pihak eksternal PT BFI Finance Palu saat mobil miliknya tengah mengangkut barang.

“Tidak ada bukti yang di kasih ke saya. Hanya berupa kertas satu lembar, tapi saya tidak tahu itu apa. Padahal mobil sudah lunas pembayaran kreditnya,” ungkap Andik kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, BFI Finance Palu tidak memiliki itikad baik, meski dirinya bersama keluarganya meminta untuk dicarikan solusi dan siap untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

“Kami hanya minta permasalahan ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan saja. Tetapi, apa yang kami dapat dari mereka, tidak ada solusi yang diberikan,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan, penarikan dilakukan BFI Finance Palu dengan dalih adanya tunggakan pokok hutang senilai Rp50 Juta lebih beserta dendanya sebesar Rp225 Juta.

Meskipun dirinya telah memiliki bukti pelunasan dengan kwitansi yang disertai materai 6000.

“Itu menurut daftar BFI. Kenyataannya, saya sudah melakukan pelunasan dan pembayaran ke leasing yang mengaku eksternal BFI dan tertera kredit mobil dari tanggal 12 April 2019, itu sudah lunas,” ungkapnya.

Ironisnya, salah seorang petinggi di BFI Finance Palu berupaya melakukan pemerasan terhadap konsumen dengan janji masalah akan diselesaikan.

“Setelah mobil ditarik, kami berusaha komunikasi ke pihak BFI. Tapi ada salah satu karyawan mereka bernama Soleman meminta uang, pertama Rp150 Juta. Tapi tidak lama kemudian dikasih turun Rp60 Juta dengan alasan mobil akan dikeluarkan,” bebernya.

Pantauan media ini, proses mediasi tidak mendapatkan titik temu.

Pihak BFI yang menerima aduan itu, bersikeras bahwa yang telah dilakukan tersebut sudah sesuai prosedur.

Pasalnya, Hal itu, pihak BFI Finance Palu mengaku belum pernah menerima setoran dari Andik Agus Setiawan.

“Kwitansi yang diterima itu, bukan kwitansi resmi dari kami. Kami tidak pernah menerima uang yang disetorkan,” ungkap salah satu petinggi BFI Finance Palu dalam mediasi tersebut.

Pihak Kepolisian yang berada di lokasi itu, berupaya memediasi dengan cara, pihak konsumen disarankan untuk melaporkan permasalahan tersebut untuk ditindaklanjuti.

Sementara, mobil milik Andik Agus Setiawan yang sebelumnya telah ditarik paksa oleh pihak BFI, kini telah diamankan di Polres Palu. (sob/rlm)

Laporan : Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....