3.570 Petugas KPPS di Poso Jalani Rapid Test, Budiman Maliki: Ada 45 Petugas yang Reaktif

oleh -
Tampak salah satu petugas KPPS di Kabupaten Poso saat menjalani rapid test. (Foto : Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Sebanyak 3.570 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai menjalani rapid test.

Hal itu untuk memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada pelaksanaan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulteng serta pemilihan Bupati/Wakil Bupati Poso tahun 2020.

Ketua KPU Poso, Budiman Maliki, mengatakan pemeriksaan rapid test dimulakan sejak 19 November 2020, bagi 152 orang PPK dan bagian Sekretariat PPK di 19 kecamatan.

Kemudian disusul 1.020 orang PPS dan bagian Sekretariat PPS di 170 desa/kelurahan di Kabupaten Poso.

“Sementara, pelaksanaan rapid tes petugas KPPS dan Trantib TPS dimulai pada 23-29 November 2020,” ujarnya.

Hasil dari rapid test tersebut, kata dia, ada sebanyak enam orang anggota PPS, empat orang Sekretariat PPS, 29 orang petugas KPPS, dan enam petugas Trantib yang reaktif.

Bahkan, hasil rapid tersebut, juga telah dilaporkan KPU Poso kepada Satgas Covid-19 untuk ditindaklanjuti sesuai protokol kesehatan.

Dijelaskannya, ketentuan pedoman teknis pembentukan penyelenggara adhoc, untuk PPS dan PPK ataupun sekretariat yang hasil rapid testnya reaktif maka menjalani karantina mandiri selama 14 hari atau sesuai ketentuan yang ada menurut protokol kesehatan.

Apabila masa karantina sudah selesai atau dinyatakan sembuh dari Covid-19, kata dia, maka harus ditunjukan dengan surat keterangan dari lembaga yang berwenang seperti satgas atau faskes.

“Bagi KPPS jika berhalangan tetap dan tidak dapat menjalankan tugas secara permanen, maka dilakukan penggantian sesuai mekanisme yang ada,” tandasnya. (rdn/rlm/fma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....