Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP di IAIN Palu Dilatih Berbahasa Inggris

oleh -
Mahasiswa penerima beasiswa dari Program KIP Kuliah mengikuti pelatihan english camp di Kampus II IAIN Palu, di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulteng, Minggu (6/12/2020). (Foto : Humas IAIN Palu )

PALU, Kabar Selebes – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, melatih mahasiswa penerima beasiswa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah berbahasa Inggris di Kampus 2 IAIN Palu, Kabupaten Sigi, Minggu (6/12/2020). Latihan dilakukan sebagai upaya mengembangkan sumber daya manusia dan keterampilan mahasiswa.

“Iya, ini dilakukan untuk mempertajam kemampuan mahasiswa berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris,” ucap Kepala Bagian Akademik IAIN Palu, Abdul Wahab. 

Wahab menyebutkan pembimbingan dan pembinaan keterampilan mahasiswa berbahasa Inggris dilakukan lewat pelatihan english camp. Kegiatan telah berlangsung sejak 4 – 6 Desember dan diikuti 200 mahasiswa penerima beasiswa Program KIP Kuliah IAIN Palu tahun 2020.

“Mereka merupakan mahasiswa baru tahun 2020 atau mahasiswa semester satu, sekaligus menjadi mahasiswa pertama penerima manfaat dari Program KIP Kuliah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, beasiswa Program KIP Kuliah merupakan program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan oleh IAIN Palu. Program KIP Kuliah tidak berbeda jauh dengan Program Bidikmisi, karena skema pelaksanaan dari Program KIP Kuliah sama seperti skema Program Bidikmisi.

Mahasiswa penerima manfaat dari beasiswa Program KIP akan mengikuti kegiatan yang telah disusun dalam program tersebut setiap semester.

Program tersebut ialah pelatihan life skill, kajian kitab kuning dan Bahasa Arab, pelatihan digital skill, kepemimpinan, praktek ibadah, kewirausahaan, english camp dan penulisan karya ilmiah.

“Jadi, mahasiswa penerima manfaat Program KIP Kuliah, seluruh biaya kuliah ditanggung oleh negara, artinya mereka tidak lagi membayar SPP. Selain itu, mereka juga berikan pelatihan-pelatihan khusus yang tidak didapat oleh mahasiswa lainnya,” ujar Wahab.

Berkaitan dengan itu, Instruktur Pelatihan English Camp, M Tamrin Pettawali menambahkan selama pelatihan peserta dibekali dengan materi tentang berbicara menggunakan Bahasa Inggris (speaking), tata bahasa (grammar), pengucapan (pronunciation), kosa kata (vocabulary), ekspresi Bahasa Inggris (english expression).

“Pelatihan ini penekanannya lebih pada kompetensi berbicara menggunakan Bahasa Inggris,” ujarnya. (maf/ap/fma)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 39 times, 1 visits today)